Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Alas meja" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |

Alas meja atau bantalan meja merupakan pelindung meja yang digunakan ketika pekerjaan seperti melukis atau menulis akan merusak meja atau meja kerja.
Keterangan
Ukuran umum alas meja adalah A3 (420 × 297 mm, 11,7 × 16,5 inci) dan A2 (594 × 420 mm, 16,5 × 23,4 inci). Bantalan meja adalah produk promosi yang sangat populer, biasanya diberi merek dengan logo, informasi kontak, dan informasi produk atau layanan.[butuh rujukan]
Bantalan meja biasanya direkatkan pada bagian kaki (bawah) bantalan untuk mencegah kertas menggulung. Banyak yang terpaku pada papan belakang berwarna abu-abu. Mereka dapat memuat 10 hingga 100 lembar meskipun standarnya 50 lembar.[butuh rujukan]
Variasi budaya
Alas meja yang berbeda-beda mempunyai kegunaan yang spesifik, misalnya kaligrafi Cina menggunakan alas meja velour hitam karena kaligrafi Cina ditulis menggunakan kuas tinta. Orang Barat menggunakan bantalan tulis yang lebih sederhana dengan permukaan kertas sekali pakai yang dapat digunakan untuk menulis, mencatat, dan mencoret-coret, sering kali bantalan ini sudah dicetak sebelumnya dengan halaman kalender, tetapi bantalan meja terbuat dari bahan (sering kali kulit) yang berfungsi untuk menulis dan bertindak sebagai alas tetikus juga umum.[butuh rujukan]