Rabu, 28 Oktober 2026
03:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Alamat Langkapuri

Alamat Langkapuri

Bagikan:
Alamat Langkapuri
250px-Alamat_lankapuri_cover.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sampul muka Alamat Langkapuri
TipeDwimingguan
PenerbitBaba Ounus Saldin
Didirikan1869
BahasaMelayu
Berhenti publikasi1878
PusatKolombo

Alamat Langkapuri (Jawi: علامت لڠكڤوري) adalah sebuah surat kabar dwimingguan berbahasa Melayu dan menggunakan abjad Jawi, yang pernah diterbitkan di Kolombo, Sri Lanka.[1][2][3] Alamat Langkapuri pertama kali terbit pada bulan Juni tahun 1869.[1][2][4] Ia merupakan surat kabar pertama di seluruh dunia yang dicetak dengan menggunakan abjad Jawi dan berbahasa Melayu.[1][5][6][7][8][9] Surat kabar ini dicetak dengan menggunakan metode litografi.[10]

Baba Ounus Saldin merupakan penerbit, redaktur, sekaligus litografer yang mencetak Alamat Langkapuri.[3][11] Saldin mendirikan percetakan yang dinamakannya Alamat Langkapuri Press, yang selanjutnya menjadi terkenal di kalangan komunitas Muslim di pulau ini, karena kerap menerbitkan kepustakaan Melayu Muslim dan Tamil-Arab.[3][12]

Isi terbitannya memuat berbagai berita-berita lokal dan dunia, dengan disertai syair, pantun, dan berbagai bentuk puisi tradisional lainnya.[13] Meskipun tujuan utamanya adalah bagi para diaspora Melayu di Sri Lanka, Alamat Langkapuri juga mempunyai pembaca di kepulauan Melayu.[13] Melalui suratkabar ini, Saldin berusaha untuk menggalakkan budaya dan bahasa Melayu. Ia menerbitkan berbagai iklan untuk mengimpor kesusastraan Melayu di Alamat Langkapuri, serta iklan buku-buku pelajaran bahasa Melayu dan kamus Melayu-Inggris.[12] Beberapa pemberitahuan dan iklan di suratkabar itu ditulis dalam bahasa Tamil-Arab.[14]

Penerbitan Alamat Langkapuri tidak menghasilkan keuntungan bagi keuangan pribadi Saldin.[12] Ia berhenti terbit pada akhir 1870, karena kekurangan jumlah pelanggan.[3][15] Penerbitan dilanjutkan lagi pada 1877, tetapi akhirnya berhenti terbit selamanya pada tahun berikutnya.[2][3] Saldin kemudian akan memulai sebuah penerbitan baru, Wajah Selong, pada 1895.[11] Alamat Langkapuri dan Wajah Selong adalah dua suratkabar khas dalam jenisnya, dan tak pernah ada terbitan serupa lagi dalam sejarah negara itu.[16]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 Universiti Kebangsaan Malaysia. Dunia Melayu. Kuala Lumpur: Universiti Kebangsaan Malaysia, 1986. hlm. 121, 129
  2. 1 2 3 Hussein, Asiff. Sarandib: An Ethnological Study of the Muslims of Sri Lanka. [Nugegoda]: Asiff Hussein, 2007. hlm. 421
  3. 1 2 3 4 5 Kularatne, Tilak. History of Printing and Publishing in Ceylon, 1736–1912. Dehiwala: Tilak Kularatne, 2006. hlm. 205
  4. ↑ Thomas, Phillip Lee, and Bob Reece. Hikayat Panglima Nikosa = The Story of Panglima Nikosa. Kuching, Sarawak: Persatuan Kesusasteraan Sarawak, 1983. hlm. 2
  5. ↑ De Silva, R. K. 19th Century Newspaper Engravings of Ceylon-Sri Lanka: Accompanied by Original Texts with Notes and Comments. London: Serendib Publications, 1998. hlm. 6
  6. ↑ Deumert, Ana. Structure and Variation in Language Contact. Amsterdam [u.a.]: Benjamins, 2006.
  7. ↑ British Library. EAP450: Manuscripts of the Sri Lankan Malays Diarsipkan 2015-05-18 di Wayback Machine
  8. ↑ Ricci, Ronit. The world's first Malay newspaper, Colombo, 1869, in Indonesia and the Malay World, Volume 41, Issue 120, 2013
  9. ↑ Arabia: The Islamic World Review, Eds. 53–64. Islamic Press Agency, 1986. hlm. 78
  10. ↑ Kamaldeen, S.M. Kamal’s love of books enlightened the Malay community
  11. 1 2 Wimalaratne, K. D. G. Personalities, Sri Lanka: A Biographical Study (15th-20th Century), 1490-1990 A.D., A-Z. Colombo, Sri Lanka: Ceylon Business Appliances Ltd, 1994. hlm. 119
  12. 1 2 3 Journal of the Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society. 1991. hlm. 109-110
  13. 1 2 Hosking, Rick. Reading the Malay World. Kent Town, S. Aust: Wakefield Press, 2010. hlm. 19
  14. ↑ Nordhoff, Sebastian. The Genesis of Sri Lanka Malay: A Case of Extreme Language Contact. 2013. hlm. 281
  15. ↑ Siti Hawa Hj. Salleh. Malay literature of the 19th century. Kuala Lumpur: Institut Terjemahan Negara Malaysia, 2010. hlm. 157
  16. ↑ Wright, Arnold. Twentieth Century Impressions of Ceylon: Its History, People, Commerce, Industries, and Resources. New Delhi: Asian Educational Services, 1999. hlm. 318
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan