Kamis, 08 Oktober 2026
08:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Al-Aziz Utsman

Al-Aziz Utsman

Bagikan:
Al-Aziz Utsman
العزيز عثمان
Al-Malik Al-Aziz
250px-Dinastia_ayyubide%2C_monete_in_oro_di_imad_al-din_uthman%2C_1193-1198_ca.%2C_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sultan Mesir
Berkuasa4 Maret 1193 – 29 November 1198
PendahuluSalahuddin Ayyubi
PenerusAl-Mansur Nasiruddin Muhammad
Lahir1171
Meninggal29 November 1198 (aged 27)
Mesir
AyahSalahuddin Ayyubi
IstriSurur
KeturunanAl-Mansur Nasiruddin Muhammad
Nama lengkap
Al-Malik Al-Aziz Utsman bin Salahuddin Yusuf
DinastiAyyubiyah
AgamaIslam Sunni

Al-Malik Al-Aziz Utsman bin Salahuddin Yusuf (Arab: العزيز عثمان بن صلاح الدين يوسف; 1171 – 29 November 1198) adalah Sultan Ayyubiyah Mesir kedua. Ia merupakan putra kedua Salahuddin.[1]

Kehidupan

Sebelum meninggal, Salahuddin telah membagi wilayah kekuasaannya di antara para kerabatnya: Al-Afdal menerima Palestina dan Suriah, Al-Aziz diangkat sebagai penguasa Mesir, Az-Zahir menerima Aleppo, Al-Adil I menerima Karak dan Syawbak, sementara Turan Syah tetap menguasai Yaman. Konflik segera pecah di antara mereka, dengan Al-Adil akhirnya menjadi penguasa yang tak terbantahkan atas Suriah, Mesopotamia Hulu, Mesir, dan Yaman.[2]

Meskipun Al-Aziz secara khusus mewarisi kedaulatan atas seluruh Kesultanan Ayyubiyah, ia segera harus menghadapi pemberontakan para amir Zankiyah di Mosul dan Dinasti Artuqiyah di Irak selatan. Ketika Al-Afdal memecat semua menteri yang ditinggalkan ayahnya untuk mendukungnya, mereka pergi ke Mesir dan meminta Al-Aziz untuk menaklukkan kembali Suriah. Pada tahun 1194, Al-Aziz mengepung Damaskus. Al-Afdal meminta bantuan saudara Salahuddin, Al-Adil I, yang menemui Al-Aziz dan berhasil mendamaikan kedua pihak.

Pada tahun 1195, Al-Aziz kembali menyerang Suriah, tetapi Al-Afdal berhasil membujuk beberapa amir dalam pasukan Al-Aziz untuk membelot. Kemudian Al-Adil bersekutu dengan Al-Aziz melawan Al-Afdal, yang dikepung dan ditangkap di Damaskus pada 3 Juli 1196. Al-Afdal diasingkan ke Salkhad, sementara Al-Aziz diproklamasikan sebagai penguasa tertinggi Ayyubiyah. Namun, sebagian besar kekuasaan yang efektif berada di tangan Al-Adil I, yang menempatkan dirinya sebagai penguasa di Damaskus.

Selama masa pemerintahannya, Al-Aziz berusaha merobohkan Piramida Besar Giza di Mesir, tetapi akhirnya menghentikan upaya tersebut karena tugas itu terlalu besar. Ia berhasil merusak Piramida Menkaure.[3][4] Al-Aziz juga memainkan peran penting dalam sejarah berbagai proyek pembangunan dan konstruksi di Banias dan Subaybah.[5] Ia meninggal akibat kecelakaan saat berburu pada akhir tahun 1198. Ia dimakamkan di makam kakaknya, Al-Mu'azzam.[6]

Referensi

  1. ↑ Lyons, M. C.; Jackson, D.E.P. (1982). Saladin: the Politics of the Holy War. Cambridge University Press. ISBN978-0-521-31739-9.
  2. ↑ Ali, Abdul. Islamic Dynasties of the Arab East: State and Civilization during the Later Medieval times. New Delhi: M D Publications Pvt, 1996. Print.
  3. ↑ Stewert, Desmond and editors of the Newsweek Book Division "The Pyramids and Sphinx" 1971 p. 101
  4. ↑ Lehner, Mark The Complete Pyramids, London: Thames and Hudson (1997)p.41 ISBN0-500-05084-8.
  5. ↑ Sharon, Moshe (1999). Corpus Inscriptionum Arabicarum Palaestinae: B v. 1 (Handbook of Oriental Studies) (Edisi Hardcover). Brill Publishers. hlm. 49. ISBN 90-04-11083-6.
  6. ↑ Humphreys, R. Stephen. From Saladin to the Mongols: the Ayyubids of Damascus, 1193-1260. Albany: State University of New York, 1977. Print.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan