Minggu, 11 Oktober 2026
14:50 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Al-Ashraf Kujuk

Sultan Mamluk Kairo dari 1341–1342

Bagikan:
Küçük (Kujuk/Küchük)
Al-Malik al-Ashraf
Sultan Mesir dan Suriah
Berkuasa5 Agustus 1341 – 21 Januari 1342
PendahuluAl-Mansur Abu Bakr
PenerusAn-Nasir Ahmad
WaliQawsun
Lahir1334
Kairo, Kesultanan Mamluk
MeninggalSeptember 1345 (umur 11)
Kesultanan Mamluk
AyahAn-Nashir Muhammad
IbuArdu
KeturunanTidak ada
Nama lengkap
Al-Malik al-Ashraf Ala'uddin Kujuk bin Muhammad bin Qalawun
WangsaQalawuni
DinastiBahri
AgamaIslam

Al-Ashraf Ala'uddin Kujuk bin Muhammad bin Qalawun (Arab: الأشرف علاءالدين كجك), lebih dikenal sebagai al-Ashraf Kujuk (juga dieja Küçük/Küchük), (1334 – September 1345) adalah sultan Mamluk yang memerintah dari Agustus 1341 hingga Januari 1342. Ia masih anak-anak ketika naik takhta, sementara kekuasaan sebenarnya dipegang oleh wali sekaligus pemangku kekuasaannya, Emir Qawsun, seorang pembantu senior ayah Kujuk, Sultan an-Nasir Muhammad. Ketika Qawsun digulingkan dalam pemberontakan Mamluk pada akhir Desember 1341, Kujuk dicopot dari jabatannya beberapa minggu kemudian. Kujuk kemudian dibunuh pada usia sebelas tahun akibat intrik politik di dalam kesultanan.

Biografi

Kujuk lahir pada tahun 1334 dari ayahnya, Sultan an-Nasir Muhammad (berkuasa 1310–1341), dan ibunya yang berasal dari Tatar bernama Ardu.[1][2] Pada Agustus 1341, ketika Kujuk berusia lima atau enam tahun, ia diangkat menjadi sultan oleh penguasa kuat Mesir, Emir Qawsun, yang bertindak sebagai wali sekaligus pemegang kekuasaan sesungguhnya. Pengangkatan Kujuk dilakukan setelah Qawsun menangkap dan mengeksekusi Sultan al-Mansur Abu Bakr, kakak tiri Kujuk yang juga pendahulunya.[3] Kujuk dicopot dari takhta pada 21 Januari 1342 dan digantikan oleh kakak tirinya, an-Nasir Ahmad, setelah Qawsun digulingkan dan dibunuh dalam pemberontakan Mamluk.[4]

Setelah penurunan tahtanya, Kujuk kembali berada di bawah perawatan ibunya di bagian harem Benteng Kairo. Pada masa pemerintahan kakak tirinya, as-Salih Isma’il (berkuasa 1342–1345), Kujuk dianggap oleh as-Salih Isma’il dan ibunya sebagai calon pesaing takhta. Pada Agustus 1345, as-Salih Isma’il meninggal akibat penyakit yang telah dideritanya selama beberapa bulan. Ibunya menuduh ibu Kujuk menggunakan sihir untuk menyebabkan penyakit tersebut.[5] Akibat tuduhan itu, Kujuk dibunuh pada September 1345 pada usia sebelas tahun.[2][5]

Referensi

  1. ↑ Bauden, Frédéric (2009). "The Sons of al-Nāṣir Muḥammad and the Politics of Puppets: Where Did It All Start?" (PDF). Mamluk Studies Review. 13 (1). Middle East Documentation Center, The University of Chicago: 63.
  2. 1 2 Bauden, Frédéric. "The Qalawunids: A Pedigree" (PDF). University of Chicago. Diakses tanggal 2016-02-25.
  3. ↑ Drory 2006, p. 20.
  4. ↑ Drory 2006, p. 24.
  5. 1 2 Holt 1986, p. 122.

Bibliografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan