Senin, 28 September 2026
05:59 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Aktaios

Aktaios

250px-Pergamon_Altar_-_Telephus_frieze_-_panel_25_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relief di Altar Pergamon Altar yang menggambarkan Aias membunuh Aktaios dan Heloros.

Aktaios (bahasa Yunani:Ἀκταῖος), dalam mitologi Yunani, adalah raja pertama Attika menurut Pausanias.[1] Dia adalah anak Erisikhthon, ayah Agraulos, dan mertua Kekrops, raja pertama Athena. Aktaios pernah memerintah kota Akta. Lokasi kota tersebut masih belum diketahui seara pasti. Aktaios memiliki tiga orang putri: Agraulos, Herse, dan Pandrosos. Aktaios tidak memiliki putra sehingga dia digantikan oleh menantunya, Kekrops. Menurut tradisi, Aktaios memberi nama Attika sebelum kemudian kota tersebut diganti namanya menjadi Kekropia oleh Kekrops.[2]

Catatan

Menurut Apollodoros, Kekrops adalah raja pertama Attika dan memiliki tig aorang putri.[3]

Referensi

  1. ↑ Pausanias, i. 2. § 5
  2. ↑ Schmitz, Leonhard (1867), "Actaeus", dalam Smith, William (ed.), Dictionary of Greek and Roman Biography and Mythology, vol. 1, Boston, MA, hlm. 16, diarsipkan dari asli tanggal 2008-05-27, diakses tanggal 2010-06-05{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  3. ↑ Apollodoros, iii. 14. 1
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
-
Raja Athena Diteruskan oleh:
Kekrops I
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan