Minggu, 18 Oktober 2026
15:17 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Aksa Mahmud

Aksa Mahmud

Bagikan:
Aksa Mahmud
250px-Aksa_Mahmud.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aksa Mahmud sebagai anggota DPD RI
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 2004 –1 Oktober 2009
PresidenMegawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua MPRHidayat Nur Wahid
Informasi pribadi
Lahir16 Juli 1945 (umur 81)
Partai politik  Golkar
Suami/istriRamlah Kalla
Anak5, termasuk Erwin Aksa
KerabatJusuf Kalla (Kakak Ipar)
Jusuf Manggabarani (Besan)
Munafri Arifuddin (Menantu)
AlmamaterUniversitas Hasanuddin
Pekerjaan

Aksa Mahmud (lahir 16 Juli 1945) adalah pengusaha dan politikus Indonesia. Ia dikenal luas sebagai pendiri Bosowa Corp yang menjadikan Aksa Mahmud menduduki peringkat 38 dalam daftar 40 orang terkaya versi Forbes. Berdasarkan catatan Forbes ia memiliki kekayaan sebesar US$780 juta.[1] Bosowa Corp. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Otomotif, Semen, Logistik & Transportasi, Pertambangan, Properti, Jasa Keuangan, Infrastruktur, Energi, Media, Pendidikan (Bosowa School & Universitas) dan Multi Bisnis. Aksa Mahmud juga memiliki saham di PT Bank Bukopin Tbk., dan PT Bank QNB Kesawan Tbk.

Sebagai Politikus, ia pernah menjadi Anggota MPR RI Fraksi Utusan Daerah dari Sulawesi Selatan pada tahun 1999-2004 dan berlanjut menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah periode 2004-2009 mewakili Sulawesi Selatan. Saat ini ia masih aktif sebagai politikus senior Partai Golkar.[2] Ia menikahi Ramlah Kalla (adik Jusuf Kalla) dan memiliki 5 orang anak (Erwin Aksa, Sadikin Aksa, Melinda Aksa, Atira Aksa, dan Subhan Aksa)

Riwayat Pendidikan

Karier

  • Alumni Pelajar Islam Indonesia (1962)
  • Akitivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar (1965)
  • Aktivis KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) (1966)
  • Pendiri dan Pemimpin Group BOSOWA (1968–)
  • Ketua Bidang Pembinaan Anggota Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI) (1980–1983)
  • Sekretaris Umum AKI (Assosiasi Kontraktor Indonesia) Sulawesi Selatan (1982–1985)
  • Ketua GAPENSI Sulawesi Selatan (1987–1994)
  • Ketua Dewan Penasihat GAPENSI Pusat (1994)
  • Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan (1999)
  • Anggota MPR RI Fraksi Utusan Daerah (1999–2004)
  • Penyantun Politeknik Negeri Makassar, Ketua Dewan Penyantun Politani Negeri Pangkep (2000)
  • Ketua Yayasan Universitas Islam Indonesia Makassar
  • Ketua Dewan Pembina Daerah dan Pemasyarakatan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) (2001)
  • Anggota Dewan Wali Amanat Universitas Gadjah Mada (2001)
  • Penasihat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Bidang Perekonomian Daerah (2002)
  • Ketua Dewan Bisnis Sulawesi (2003)
  • Anggota Badan Pertimbangan KADIN Indonesia (2004)
  • Anggota DPD dari Provinsi Sulawesi Selatan (2004–2009)
  • Wakil Ketua MPR RI (2004–2009)
  • Wakil Ketua Umum Bidang Dana Persatuan Anggar Seluruh Indonesia

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan