Minggu, 27 September 2026
11:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Ahitofel

Ahitofel

Infobox orangAhitofel
330px-Absalom%2C_Achitofel_and_Chusai_%D0%90.%D0%9F._01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran11 abad SM Suntingan nilai di Wikidata
Giloh (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kematiank. 978 SM Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianHukuman gantung Suntingan nilai di Wikidata
Penasihat
Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
Kelompok etnikBani Israil Suntingan nilai di Wikidata
AgamaYahwism (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpolitikus Suntingan nilai di Wikidata

Ahitofel (bahasa Ibrani:אחיתפל‎, "Saudara laki-laki yang tawar", atau "tidak beriman"; bahasa Inggris:Ahitophel) adalah penasihat raja Daud menurut catatan Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Ia berasal dari kota Gilo,[1] salah satu kota suku Yehuda.[2] Pada waktu Absalom putra Daud hendak menggulingkan Daud, Ahitofel meninggalkan Daud[3] dan menjadi penasihat Absalom.[1]

Ahitofel dikenal sebagai seorang yang bijak. Nasihat yang diberikan Ahitofel adalah sama dengan petunjuk yang dimintakan daripada Allah; demikianlah dinilai setiap nasihat Ahitofel, baik oleh Daud maupun oleh Absalom.[4] Karena itu ketika kepada Daud dikabarkan, demikian: "Ahitofel ada di antara orang-orang yang bersepakat dengan Absalom," maka Daud hanya bisa berharap kepada Allah: "Gagalkanlah kiranya nasihat Ahitofel itu, ya TUHAN."[5] Setelah mengucapkan doa itu dan ketika Daud sampai ke puncak, ke tempat orang sujud menyembah kepada Allah, maka datanglah Husai, orang Arki, sahabat setia Daud mendapatkan dia dengan jubah yang terkoyak dan dengan tanah di atas kepala. Berkatalah Daud kepadanya: "Jika engkau turut dengan aku, maka engkau menjadi beban kepadaku nanti, tetapi jika engkau kembali ke kota dan berkata kepada Absalom: Aku ini hambamu, ya raja, sejak dahulu aku hamba ayahmu, tetapi sekarang aku menjadi hambamu, --dengan demikian engkau dapat membatalkan nasihat Ahitofel demi aku."[6]

Nasihat Ahitofel kepada Absalom

Alkitab mencatat dua nasihat Ahitofel untuk Absalom:

  1. "Hampirilah gundik-gundik ayahmu yang ditinggalkannya untuk menunggui istana. Apabila seluruh Israel mendengar, bahwa engkau telah membuat dirimu dibenci oleh ayahmu, maka segala orang yang menyertai engkau, akan dikuatkan hatinya." Maka dibentangkanlah kemah bagi Absalom di atas sotoh, lalu Absalom menghampiri gundik-gundik ayahnya di depan mata seluruh Israel.[7]
  2. "Izinkanlah aku memilih dua belas ribu (12000) orang, maka aku akan bersiap dan mengejar Daud pada malam ini juga. Aku akan mendatangi dia, selagi ia lesu dan lemah semangatnya, dan mengejutkan dia; seluruh rakyat yang ada bersama-sama dengan dia akan melarikan diri, maka aku dapat menewaskan raja sendiri. Demikianlah aku akan membawa pulang seluruh rakyat itu kepadamu seperti seorang mempelai perempuan kembali kepada suaminya. Jadi, engkau mencari nyawa satu orang saja, sedang seluruh rakyat tetap selamat." Perkataan ini disetujui oleh Absalom dan oleh semua tua-tua Israel.[8]

Nasihat pertama merupakan penggenapan hukuman Allah atas Daud yang disampaikan oleh nabi Natan akibat perbuatan jahatnya terhadap Uria orang Het, perwira setia Daud, untuk mengambil istrinya, Batsyeba, menjadi istri Daud:[9]

"Malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil istri-istrimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan istri-istrimu di siang hari. Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan"[10]

Nasihat yang kedua digagalkan dengan nasihat berbeda oleh Husai, sahabat Daud, yang tampaknya lebih baik tetapi sebenarnya menyelamatkan nyawa Daud. Dicatat dalam Alkitab:

Lalu berkatalah Absalom dan setiap orang Israel: "Nasihat Husai, orang Arki itu, lebih baik daripada nasihat Ahitofel." Sebab TUHAN telah memutuskan, bahwa nasihat Ahitofel yang baik itu digagalkan, dengan maksud supaya TUHAN mendatangkan celaka kepada Absalom.[11]

Kematian

Ketika dilihat Ahitofel, bahwa nasihatnya tidak dipedulikan, dipasangnyalah pelana keledainya, lalu berangkatlah ia ke rumahnya, ke kotanya; ia mengatur urusan rumah tangganya, kemudian menggantung diri. Demikianlah ia mati, lalu ia dikuburkan dalam kuburan ayahnya.[12]

Hubungan dengan Batsyeba

Eliam putra Ahitofel[13] mempunyai putri, Batsyeba,[14] yaitu istri Uria orang Het yang diambil oleh Daud menjadi istrinya setelah dengan cara keji membunuh Uria.[9] Eliam dan Uria termasuk ke dalam 37 pahlawan Daud yang paling terkemuka.[15] Levenson dan Halpern mengamati kenyataan Ahitofel sebagai kakek Batsyeba menulis bahwa "narator (dalam Alkitab) dengan cukup halus (tapi terbuka) melaporkan bahwa kakek Batsyeba ... menyebabkan penggenapan hukuman Allah atas kedagingan," karenanya kutukan nabi Natan dalam 2 Samuel 12:11 benar-benar terjadi.[16]

Referensi

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan