Sabtu, 31 Oktober 2026
11:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Agama Ryukyu

Agama Ryukyu

salah satu kepercayaan di dunia

Bagikan:
330px-Miyako_harimizu_utaki.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Harimizu utaki (Kuil Harimizu), kuil Ryukyu di Miyakojima, Prefektur Okinawa.

Agama Ryukyu, Ryukyu Shinto (琉球神道), Nirai Kanai Shinkou (ニライカナイ信仰), atau Utaki Shinkou (御嶽信仰) adalah sistem kepercayaan adat pribumi dari Kepulauan Ryukyu. Walaupun legenda-legenda dan tradisi-tradisi yang spesifik mungkin sedikit berbeda dari tempat ke tempat dan dari pulau ke pulau, agama Ryukyu umumnya ditandai dengan pemujaan leluhur (lebih tepat disebut "penghormatan leluhur") dan menghormati hubungan antara orang hidup, orang mati, serta dewa-dewa dan roh-roh dari dunia alam. Beberapa dari keyakinan tersebut, seperti hal-hal yang menyangkut roh-roh lokus genius(roh penjaga tempat-tempat tertentu) dan banyak makhluk lainnya yang tergolong di antara para dewa dan manusia, adalah indikasi dari akar animisme kuno, seperti perhatiannya terhadap mabui(まぶい)(まぶい?), atau esensi kehidupan.

Dari waktu ke waktu, praktik keagamaan Ryukyu telah dipengaruhi oleh agama-agama Tiongkok (Taoisme, Konfusianisme, dan kepercayaan tradisional Tionghoa), agama Buddha dan agama Shinto Jepang.[1] Salah satu fitur keagamaan yang paling kuno adalah kepercayaan onarigami (おなり神) (おなり神?), keunggulan spiritual wanita yang berasal dari Amamikyu, yang memungkinkan untuk pengembangan dari sistem noro (pendeta wanita) dan pengikut yang signifikan dari yuta (cenayang atau dukun perempuan).

Referensi

  1. ↑ Edward E. Bollinger. (c. 1965). The Unity of Government and Religion in the Ryukyu Islands to 1,500 A.D.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan