| After 12 Years | |
|---|---|
After 12 Years | |
| Sutradara | Yuda Kurniawan |
| Produser | Yuda Kurniawan |
| Ditulis oleh | Yuda Kurniawan |
| Pemeran | Maria Catarina Sumarsih Suciwati |
| Sinematografer | Yuda Kurniawan |
| Editor | Yuda Kurniawan |
Perusahaan produksi | |
Tanggal rilis | 12 Oktober 2016 |
| Durasi | 12 Menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
Sinopsis
Setelah 12 tahun,[1] dalang di balik pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir Said Thalib belum terungkap, bahkan laporan penyelidikan Tim Penyelidikan Fakta (TPF) mengenai kematian Munir belum dipublikasikan. Suciwati, istri almarhum Munir, bersama KontraS, telah melakukan berbagai upaya, termasuk mengajukan gugatan ke Komisi Informasi Pusat untuk meminta agar negara secara resmi mengumumkan laporan Tim Penyelidikan Fakta (TPF) Munir kepada publik.[2],
Hingga habis masanya menjadi presiden, Susilo Bambang Yudhoyono belum juga mengumumkan laporan TPF. Setelah berganti Presiden, Joko Widodo pun melakukan hal serupa, mendiamkan kasus kematian Munir. Sepertinya mereka (SBY dan Jokowi) berusaha mengubur kasus ini, seperti melindungi dalang pembunuh Munir.[3],
Referensi
- ↑ Kristian Erdianto (07/09/2017). "Selama 12 Tahun, Aktor Intelektual Pembunuhan Belum Terungkap". Kompas.com.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ↑ REKAM FILMS (12/10/2016). "After 12 Years". youtube.com.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ↑ ADY (07/09/2016). "Setelah 12 Tahun Kasus Munir Berlalu". hukumonline.com.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date=
Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |