Rabu, 30 September 2026
16:46 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Mozambik Portugis

Mozambik Portugis

koloni Portugis di Afrika Timur dari 1498 hingga 1975

Bagikan:
Mozambik
Afrika Timur Portugis[1]
Moçambique
África Oriental Portuguesa
1498–1975
Lambang Mozambik
Lambang
Lagu kebangsaan: "Hymno Patriótico" (1808–26)
Himne Patriotik

"Hino da Carta" (1826–1911)
Himne Piagam

"A Portuguesa" (1911–75)
Sang Portugis
Afrika Timur Portugis
Afrika Timur Portugis
StatusKoloni dan provinsi seberang laut;
Negara bagian Imperium Portugal
Ibu kotaLourenço Marques
Bahasa umumBahasa Portugis
Kepala negara 
• 1498–1521
Raja Manuel I dari Portugal
• 1974–75
Presiden Francisco da Costa Gomes
Gubernur-jenderal 
• 1609–11
Sancho de Tovar (first)
• 1974–75
Vítor Manuel Trigueiros Crespo (last)
Kapten-jenderal 
• 1569–73
Francisco Barreto (first)
• 1607–09
Estêvão de Ataíde (last)
Era SejarahImperialisme
• Didirikan
1498
• Jatuhnya Imperium Portugal
25 Juni 1975
Luas
1967784.955 km2 (303.073 sq mi)
Populasi
• 1967
7.300.000
Mata uangReal Mozambik (until 1914)
Escudo Mozambik (1914–75)
Kode ISO 3166MZ
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Mutapa
Republik Rakyat Mozambik
Sekarang bagian dari Mozambik

Mozambik Portugis (bahasa Portugis:Moçambique) atau Afrika Timur Portugis (África Oriental Portuguesa) adalah istilah yang mengacu kepada Mozambik ketika wilayah tersebut masih menjadi wilayah seberang laut Portugal. Mozambik Portugis terdiri dari beberapa koloni Portugal dan kemudian provinsi seberang laut Portugal di sepanjang pesisir tenggara Afrika, yang kini merupakan bagian dari Republik Mozambik.

Pos dagang Portugis pertama kali didirikan di pesisir Mozambik pada tahun 1498, ketika Vasco da Gama untuk pertama kalinya mencapai wilayah pesisir Mozambik. Lourenço Marques menjelajahi wilayah Teluk Maputo pada tahun 1544. Ia menetap secara permanen di wilayah Mozambik dan kemudian jejaknya diikuti oleh penjelajah-penjelajah, pelaut-pelaut, dan pedagang-pedagang Portugis lainnya. Beberapa koloni ini diserahkan kepada beberapa perusahaan pada akhir abad ke-19 seperti Perusahaan Mozambik (Companhia de Moçambique) yang memegang hak konsesi atas wilayah Manica dan Sofala saat ini, dan Perusahaan Niassa (Companhia do Niassa) yang mengendalikan wilayah Cabo Delgado dan Niassa modern. Pada tahun 1951, koloni-koloni ini disatukan menjadi satu provinsi seberang laut dengan nama Moçambique dan menjadi bagian integral Portugal.

Menurut kebijakan resmi, Mozambik bukan sebuah koloni, tetapi merupakan bagian dari "negara plurokontinental dan multirasial" Portugal. Portugal mencoba melancarkan program eropanisasi terhadap penduduk lokal dan mengasimilasi mereka ke dalam budaya Portugis. Lisbon juga ingin mempertahankan Mozambik sebagai mitra dagang dan tempat untuk memasarkan produk-produknya. Penduduk Afrika di koloni ini rencananya akan dijadikan warga negara dengan hak-hak politik yang menyeluruh melalui proses yang panjang. Akibatnya, segregasi di Mozambik cenderung minimal bila dibandingkan dengan Afrika Selatan. Namun, sistem pekerja paksa yang dibayar untuk orang Afrika yang gagal membayar pajak per kepala baru dihapuskan pada awal tahun 1960-an.

Referensi

  1. ↑ "Provinces of Mozambique". Statoids.com. Diakses tanggal 17 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Portuguese Mozambique.

25°54′55″S 32°34′35″E / 25.9153°S 32.5764°E / -25.9153; 32.5764


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan