Minggu, 18 Oktober 2026
06:48 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Ancaman persisten tingkat lanjut

Bagikan:

Ancaman persisten tingkat lanjut atau ancaman tingkat lanjut yang berkepanjangan adalah pelaku ancaman tersembunyi, biasanya negara atau kelompok yang disponsori negara, yang memperoleh akses tidak sah ke jaringan komputer dan tetap tidak terdeteksi dalam waktu yang lama.[1][2] Belakangan ini, istilah tersebut juga dapat merujuk pada kelompok yang tidak disponsori negara yang melakukan penyusupan bertarget skala besar untuk tujuan tertentu.[3]

Motivasi pelaku ancaman persisten tingkat lanjut biasanya bersifat politik atau ekonomi.[4] Setiap sektor bisnis utama telah mencatat berbagai kejadian serangan siber oleh pelaku tingkat tinggi dengan tujuan tertentu, baik untuk mencuri, spionase, atau disrupsi. Sektor-sektor yang ditargetkan ini diantaranya sektor pemerintah, pertahanan, jasa keuangan, jasa hukum, industri, telekomunikasi, barang konsumsi, dan masih banyak lagi.[5][6][7] Beberapa kelompok menggunakan vektor spionase tradisional, termasuk rekayasa sosial, kecerdasan manusia, dan infiltrasi untuk mendapatkan akses ke lokasi fisik untuk mengaktifkan serangan jaringan. Tujuan dari serangan ini adalah untuk menginstal malware buatan sendiri.[8]

Median "waktu tinggal" atau dwell-time, waktu di mana serangan persisten tingkat lanjut tidak terdeteksi, sangat berbeda antar wilayah. FireEye melaporkan waktu tinggal rata-rata untuk 2018 di Amerika sebagai 71 hari, EMEA sebagai 177 hari, dan APAC sebagai 204 hari.[9] Waktu tinggal yang begitu lama memungkinkan penyerang menghabiskan banyak waktu untuk melakukan serangan berulang-ulang, menyebar ke sistem lain, dan mencapai tujuan mereka.

Referensi

  1. ↑ "What Is an Advanced Persistent Threat (APT)?". www.kaspersky.com. Diakses tanggal 2019-08-11.
  2. ↑ "What Is an Advanced Persistent Threat (APT)?". Cisco (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-08-11.
  3. ↑ Maloney, Sarah. "What is an Advanced Persistent Threat (APT)?" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-11-09.
  4. ↑ Cole., Eric (2013). Advanced Persistent Threat: Understanding the Danger and How to Protect Your Organization. Syngress. OCLC 939843912.
  5. ↑ "M-Trends Cyber Security Trends". FireEye (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-08-11.
  6. ↑ "Cyber Threats to the Financial Services and Insurance Industries" (PDF). FireEye. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 11 Agustus 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Cyber Threats to the Retail and Consumer Goods Industry" (PDF). FireEye. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 11 Agustus 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Advanced Persistent Threats: A Symantec Perspective" (PDF). Symantec. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 8 Mei 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "M-Trends Cyber Security Trends". FireEye (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-08-11."M-Trends Cyber Security Trends". FireEye. Retrieved 11 August 2019.

Bacaan lebih lanjut

Ikon rintisan

Artikel bertopik komputer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik perang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan