Selasa, 13 Oktober 2026
15:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Adu anjing

Adu anjing

Bagikan:
250px-Dog_baiting.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Memancing anjing karya Azim Azimzade, 1938

Adu anjing adalah sebuah jenis olahraga berdarah umumnya didefinisikan sebagai pertandingan antar dua anjing atau lebih yang bertarung satu sama lain dalam sebuah ring atau lubang untuk tujuan hiburan dari para penonton.[1]

250px-A_Dog_Fight_at_Kit_Burn%E2%80%99s.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"A Dog Fight at Kit Burn’s" karya Edward Winslow Martin (James D. McCabe). AS, 1868.

Di wilayah pedesaan, adu anjing sering dilakukan di peternakan atau lubang luar ruangan. Di wilayah perkotaan, adu anjing dilakukan di garasi, ruang bawah tanah, gudang, bangunan tak terpakai, belakang rumah, tempat bermain, atau jalan raya.[2][3]

250px-Tosa_Inu_-_Boss.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tosa Inu

Referensi

  1. ↑ Gibson, Hannah (2005). "Quick Summary of Dog Fighting". Animal Legal and Historical Center at Michigan State University College of Law. Diakses tanggal 2013-10-22.
  2. ↑ Gibson, Hannah (2005). "Detailed Discussion of Dog Fighting". Animal Legal and Historical Center at Michigan State University College of Law. Diakses tanggal 2013-10-22.
  3. ↑ Boucher, B.G. (2011). Pitt Bulls: Villains or Victims? Underscoring Actual Causes of Societal Violence. Lana'i City, Hawaii: Puff & Co Publishing. ISBN 978-0-9826964-7-7.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dog fighting.

Informasi umum

Artikel berita

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan