Rabu, 21 Oktober 2026
17:51 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Adenophora triphylla

Adenophora triphylla

Bagikan:
Adenophora triphylla
250px-Adenophora_triphylla_var._japonica_09.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Campanulaceae
Genus: Adenophora
Spesies:
A. triphylla
Nama binomial
Adenophora triphylla
Sinonim[1]
  • A. tetraphylla (Thunb.) Fisch. ex B.D.Jacks.
  • A. verticillata Fisch.
  • A. verticillata var. angustifolia Regel
  • A. verticillata var. princeps Korsh.
  • Campanula tetraphylla Thunb.
  • C. triphylla Thunb. (basionym[2])

Adenophora triphylla, juga dikenal sebagai Japanese lady bell, adalah salah satu dari 62 spesies Adenophora.[3] Ini merupakan tumbuhan berbunga dalam famili Campanulaceae yang tersebar terutama di Semenanjung Korea, Jepang, dan Cina.[4]

Ekologi

250px-Flowers_of_Adenophora_triphylla.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bunga Adenophora triphylla
250px-Stem_and_leaves_of_Adenophora_triphylla.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batang dan daun Adenophora triphylla

Adenophora triphylla adalah tumbuhan herba menahun tegak yang tumbuh hingga setinggi 100 sentimeter (39 inci).[4] Ia memiliki akar tunggang berwarna putih dan menebal, berbentuk seperti wortel, berdiameter 7–16 sentimeter (2,8–6,3 inci) dan 1,5–1,8 sentimeter (0,59–0,71 inci).[3] Batangnya berbulu putih dengan daun yang tersusun berselang-seling. Daunnya berbentuk oval, hampir bundar, bergerigi, tumbuh hingga 10 sentimeter (3,9 inci), berwarna putih, berujung runcing, dan berbulu. Bunga A. triphylla berukuran sekitar 13–22 milimeter (0,51–0,87 inci) dan memiliki organ jantan dan betina sekaligus (hermafrodit), masing-masing memiliki 5 benang sari dan satu putik (kepala putik yang panjang menjuntai di atas bunga). Bunga diserbuki oleh serangga. Biji berwarna kuning kecoklatan dan berbentuk lonjong agak pipih, berukuran 1–1,5 milimeter (0,039–0,059 inci).[3]

  • Habitat: Area berumput di dataran rendah dan pegunungan.[4]
  • Cocok untuk: Tempat berumput di dataran rendah dan pegunungan dengan tanah liat.
  • Persebaran: Korea, Jepang, Cina, Laos, Rusia (Timur Jauh, Siberia Timur), Vietnam.[3]

Detail budidaya

A. triphylla tumbuh dengan baik di tempat yang hangat dan cerah atau sedikit teduh, tetapi tidak dapat tumbuh di tempat yang sepenuhnya teduh; A. triphylla membutuhkan tanah alkali yang sedikit lembap, atau tanah gambut. Tumbuhan ini tahan terhadap suhu sekitar −20 °C (−4 °F). Siput telanjang diketahui dapat merusak tunas muda atau bahkan tanaman dewasa.

Perbanyakan

A. triphylla tumbuh liar di pegunungan dan padang rumput, tetapi juga dibudidayakan. Benih dapat ditabur pada musim semi dan berkecambah dalam 1–3 bulan. Pada saat itu, dibutuhkan suhu sekitar 10 °C (50 °F). Tanaman dapat ditanam di tempat permanen saat masih muda.

Kandungan kimia

Akar A. triphylla mengandung senyawa kimia berupa luteolin,[5] butanol, kloroform, etil asetat, heksana,[6] saponin, dan triterpena.[7]

Penggunaan dalam masakan

Akar A. triphylla yang dikeringkan dimakan dengan cara dipanggang, ditumis, atau diasamkan dan juga digunakan sebagai bumbu dalam berbagai masakan Korea.[5]

Pengobatan tradisional

Di Korea, A. triphylla secara tradisional digunakan untuk melawan obesitas, kanker, dan peradangan.[8] Dipercaya memiliki efek antijamur, ekspektoran, dan kardiotonik.[4] Selain itu, ekstrak air A. triphylla meremajakan estrogen pada wanita pascamenopause.[5]

Referensi

  1. 1 2 "Adenophora triphylla". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database.
  2. ↑ The basionym of this plant (Campanula triphylla) was originally described and published in Flora Japonica sistens plantas insularum japonicarum... 87. 1784. "Name - Campanula triphylla Thunb". Tropicos. Saint Louis, Missouri: Missouri Botanical Garden. Diakses tanggal 28 Oktober 2013.
  3. 1 2 3 4 Adenophora tetraphylla. Flora of China. Vol. 19. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Oktober 2013.
  4. 1 2 3 4 Natural Products Research Institute, Seoul National University (1998). Medicinal Plants in the Republic of Korea. World Health Organization. hlm. 11. ISBN 92-9061-120-0.
  5. 1 2 3 Kim, Yoonjeong; Pyeon, Jiye; Yu, Yeong Eun; Jung, Cheol-jong; Lee, Do Sang; La, Im-Joung; Kim, Younghwa (2025). "Profiling of phytochemicals in Adenophora triphylla using LC-Q-TOF/MS-based untargeted metabolomics". RSC Advances. 15 (23): 18275–18282. Bibcode:2025RSCAd..1518275K. doi:10.1039/d5ra00186b. PMC 12127841. PMID 40458424.
  6. ↑ Choi, Hyun-Jin; Chung, Mi Ja; Ham, Seung-Shi (2010). "Antiobese and hypocholesterolaemic effects of an Adenophora triphylla extract in HepG2 cells and high fat diet-induced obese mice". Food Chemistry. 119 (2): 437–444. doi:10.1016/j.foodchem.2009.06.039.
  7. ↑ Kang, Ji-Nam; Lee, Si-Myung; Choi, Ji-Weon; Lee, Seung-Sik; Kim, Chang-Kug (2023). Li, Ying; Quan, Mingyang (ed.). "First Contiguous Genome Assembly of Japanese Lady Bell (Adenophora triphylla) and Insights into Development of Different Leaf Types". Genes. 15 (1): 58. doi:10.3390/genes15010058. PMC 10815912. PMID 38254948.
  8. ↑ Ya, Liu; Ren, Xiuxia; Jeong, Byoung Ryong (2019). "Supplementary Light Source Affects Growth, Metabolism, and Physiology of Adenophora triphylla (Thunb.) A.DC. Seedlings". BioMed Research International: 1–16. doi:10.1155/2019/6283989. PMC 6530224. PMID 31205942.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan