Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Maret 2026) |
| Adelges piceae | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Arthropoda |
| Kelas: | Insecta |
| Ordo: | Hemiptera |
| Famili: | Adelgidae |
| Genus: | Adelges |
| Spesies: | A. piceae |
| Nama binomial | |
| Adelges piceae (Ratzeburg, 1844) | |
Adelges piceae adalah serangga kecil tanpa sayap yang menyerang dan dapat membunuh pohon cemara. Di Eropa, habitat asalnya, serangga ini hidup sebagai parasit pada cemara perak dan Abies nebrodensis. Namun, setelah diperkenalkan ke Amerika Serikat pada awal abad ke-20, spesies ini menjadi ancaman utama bagi Abies balsamea dan Abies fraseri. Karena bukan spesies asli Amerika Utara, Abies fraseri belum mengembangkan mekanisme pertahanan terhadap serangga ini.
Reproduksi
Adelges piceae biasanya meletakkan sekitar dua ratus telur dan dapat menghasilkan tiga generasi setiap tahun. Serangga ini menyerang pohon dengan menusuk celah pada kulit pohon yang memiliki diameter lebih dari sekitar empat sentimeter pada ketinggian dada. Saat mengisap getah, serangga ini menyuntikkan racun melalui air liurnya, yang merusak konduktansi kayu gubal. Kerusakan ini mengganggu aliran air dalam pohon, menimbulkan tekanan internal yang berlebihan, dan akhirnya dapat menyebabkan kematian pohon secara perlahan.[1]
Dampak
Taman Nasional Great Smoky Mountains, yang membentang di perbatasan Carolina Utara dan Tennessee di Amerika Serikat bagian tenggara, merupakan rumah bagi sekitar 75% dari seluruh ekosistem cemara di wilayah tersebut. Meskipun populasi cemara di taman ini sempat mengalami kerusakan parah akibat serangan serangga ini antara tahun 1960-an hingga 1980-an, beberapa upaya pemulihan telah berhasil dilakukan. Selama 30 tahun terakhir, jumlah pohon cemara dewasa meningkat secara signifikan, dengan wilayah Kuwohi mencatat tiga kali lipat jumlah pohon dewasa pada tahun 2020 dibandingkan dengan periode 1980-an.[2]
Adelges picae juga memiliki dampak yang besar terhadap hutan di wilayah Pasifik Barat Laut. Beberapa spesies pohon, termasuk berbagai macam cemara di negara bagian Washington dan Oregon, berperan sebagai inang serangga ini. Kematian pohon yang luas akibat infestasi adelgidae telah tercatat di Pegunungan Cascade pada tahun 1950-an hingga 1960-an. Luas wilayah yang terdampak di Pasifik Barat Laut terus meningkat, dari sekitar 83.325 hektar (337 km²) pada 2004 menjadi 108.128 hektar (438 km²) pada 2005, menunjukkan ekspansi cepat dan tekanan ekologis yang signifikan terhadap ekosistem hutan setempat.[3]
Referensi
- ↑ University, Utah State. "Balsam Woolly Adelgid". extension.usu.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-22.
- ↑ McDarris, Anne (April 22, 2020). "Earth Day: After decades of devastation, a comeback for WNC forests". Asheville Citizen-Times. Diakses tanggal 23-11-2025.
{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam:|access-date= - ↑ United States Forest Service. (2005). Forest Health Conditions Report. Available online (Diakses 23-11-2025).
Pranala luar
| Adelges piceae | |
|---|---|
| Chermes piceae |
|
| Nasional | |
|---|---|
| Lain-lain | |