Rabu, 14 Oktober 2026
09:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Adam Müller

Adam Müller

Bagikan:
250px-AdamMueller.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Adam Muller

Adam Heinrich Müller adalah seorang filsuf Jerman yang menjadi tokoh utama paham romantisme Jerman tetang masyarakat dan negara.[1] Romantisme adalah sebuah paham dan gerakan yang berjuang melawan gagasan-gagasan Pencerahan.[2] Müller adalah seorang ahli sastra dan politikus yang menjadi penasihat Pangeran Matternich, kanselir Austria, yang memimpin reaksi negara-negara monarki Eropa melawan gagasan-gagasan Revolusi Prancis.[1]

Menurut Müller, negara adalah suatu organisme yang hidup, bagaikan suatu individu agung yang memuat dan mengatasi individu-individu kecil.[1] Jiwa negara adalah roh bangsa dan negara itu.[1] Masyarakat dan setiap individu mencapai tujuan dan keluhuran mereka dalam kesatuan dengan negara.[1] Golongan-golongan atau kelas-kelas sosial di dalam masyarakat adalah organ-organ negara dan memiliki perannya yang khas dalam menyokong kehidupan negara.[1] Negara ideal dalam pandangan Müller adalah negara yang semua penduduknya memiliki agama yang sama sebagai pemersatu, dipimpin oleh kaum bangsawan, dan rakyat biasa sebagai kaum bahwahan yang melakukan kewajiban masing-masing.[1] Di sini, negara perlu memiliki otoritas kekuasaan yang kuat.[1] Perspektif negara seperti ini merupakan pandangan yang serupa dengan masyarakat Eropa pada masa Abad Pertengahan.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Franz Magnis-Suseno. 1992. Filsafat Sebagai Ilmu Kritis. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 92-93.
  2. ↑ Lorens Bagus. 2000. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Hal. 960.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Adam Heinrich Müller.


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan