Kamis, 22 Oktober 2026
07:38 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Actinopus

Actinopus

genus arachnida

Bagikan:
Actinopus
250px-Actinopus_pusillus_-_Alexandre_S._Michelotto_-_8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Betina Actinopus pusilus
250px-Actinopus_candango_-_Jean_Martins_-_257023577.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan A. candango di Brasil
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Subfilum: Chelicerata
Kelas: Arachnida
Ordo: Araneae
Infraordo: Mygalomorphae
Famili: Actinopodidae
Genus: Actinopus
Perty, 1833[1]
Spesies tipe
A. tarsalis
Perty, 1833
Spesies

Lihat teks.

Artikel takson sembarang

Actinopus adalah sebuah genus laba-laba migalomorf dalam famili Actinopodidae. Laba-laba ini hidup di dalam lubang tanah yang dilengkapi dengan pintu jebakan (tutup berengsel). Laba-laba jantan sering berkeliaran untuk mencari betina, sementara sang betina menghabiskan sebagian besar hidupnya di dalam lubang.

Taksonomi

Genus ini pertama kali dideskripsikan oleh Josef Anton Maximilian Perty pada tahun 1833 berdasarkan spesies tipe Actinopus tarsalis yang ditemukan di Brasil.[2][3] Nama genus ini berasal dari bahasa Yunani Kuno ἀκτίς (aktís), yang berarti "sinar, pancaran", dan πούς (poús), yang berarti "kaki", sehingga jika digabungkan berarti "kaki sinar".[2] Genus ini merupakan sinonim senior dari Aussereria, Closterochilus, Pachyloscelis, dan Theragretes.[4][5][6]

Bisa

Beberapa laporan gigitan di Brasil tidak menimbulkan gejala klinis, yang menandakan bahwa mereka dapat memberikan gigitan kering (tanpa bisa) atau hanya mengeluarkan sedikit bisa.[7] Meskipun demikian, laba-laba ini harus ditangani dengan hati-hati karena beberapa laporan menyebutkan bahwa gigitannya dapat menyebabkan rasa sakit lokal dan kontraksi otot.[8] Laba-laba ini juga memiliki tingkat produksi bisa yang rendah; Actinopus crassipes misalnya, hanya memiliki rata-rata hasil bisa sebesar 0,09 mg.[9]

Spesies

HinggaSeptember 2025[update], genus ini mencakup seratus spesies:[1]

Sebelumnya termasuk:

Referensi

  1. 1 2 "Genus Actinopus". World Spider Catalog. doi:10.24436/2. Diakses tanggal 29 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Perty, M. (1833). "Arachnides Brasilienses". Dalam de Spix, J. B.; Martius, F. P. (ed.). Delectus animalium articulatorum quae in itinere per Braziliam ann. Monachii [München/Munich]. hlm. 191–209.
  3. ↑ Miglio, Laura Tavares; Lucas, Sylvia M.; Bonaldo, Alexandre B. (2012). "On the identity of the type species of Actinopus tarsalis (Araneae: Actinopodidae)". Zoologia (Curitiba Impresso). 29 (4): 375–379. doi:10.1590/S1984-46702012000400009. S2CID 85091548.
  4. ↑ Simon, E. (1892). Histoire naturelle des araignées. Deuxième édition, tome premier. Roret, Paris. hlm. 1–256. doi:10.5962/bhl.title.51973.
  5. ↑ Raven, R. J. (1985). "The spider infraorder Mygalomorphae (Araneae): cladistics and systematics". Bulletin of the American Museum of Natural History. 182: 1–180.
  6. ↑ Pickard-Cambridge, F. O. (1896). "On the Theraphosidae of the lower Amazons: being an account of the new genera and species of this group of spiders discovered during the expedition of the steamship "Faraday" up the river Amazons". Proceedings of the Zoological Society of London. 64 (3): 716–766. doi:10.1111/j.1096-3642.1896.tb03076.x. hdl:2027/coo.31924018549828.
  7. ↑ Lucas, Sylvia M.; Da Silva, Jr., P. I.; Bertani, R.; Cardoso, J. L. Costa; et al. (1994-05-04). "Mygalomorph Spider Bites: A Report on 91 Cases in the State of Sao Paulo, Brazil" (PDF). Diakses tanggal 2021-11-14.
  8. ↑ Mullen, Gary R.; Durden, Lance A. (2009-04-22). Medical and Veterinary Entomology. Academic Press. ISBN 978-0-08-091969-0.
  9. ↑ Bücherl, Wolfgang; Buckley, Eleanor E. (2013-09-24). Venomous Animals and Their Venoms: Venomous Invertebrates (dalam bahasa Inggris). Elsevier. ISBN 978-1-4832-6289-5.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan