Senin, 26 Oktober 2026
02:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Acrophyseter

Acrophyseter

Bagikan:
Acrophyseter
Rentang waktu: Miosen (Serravalium - Messinium), 13.65–5.33 jtyl
Fossil skull with elongated, upturned snout
Tengkorak holotipe A. deinodon
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Infraordo: Cetacea
Superfamili: Physeteroidea
Famili: †Incertae sedis
Genus: †Acrophyseter
Lambert, Bianucci & Muizon, 2008
Spesies tipe
†Acrophyseter deinodon
Lambert, Bianucci & Muizon, 2008
Spesies lainnya
  • †A. robustus Lambert, Bianucci & Muizon, 2017
Artikel takson sembarang
250px-Acrophyseter_JF.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi A. robustus

Acrophyseter adalah sebuah genus paus sperma punah yang hidup pada kala Miosen Akhir di lepas pesisir wilayah yang kini adalah Peru.[1] Genus ini mencakup dua spesies: A. deinodon dan A. robustus. Genus ini adalah bagian dari sebuah kelompok paus sperma makroraptor yang semuanya memiliki kesamaan ciri untuk berburu mangsa besar, seperti gigi yang berakar dalam dan tebal.[2] Acrophyseter memiliki panjang sekitar 4–4,5 meter (13–15 ft),[3] menjadikannya sebagai jenis paus sperma makroraptor terkecil yang diketahui. Karena moncongnya yang pendek dan lancip dan gigi depannya yang sangat melengkung, hewan ini barangkali memakan vertebrata laut pada masanya, seperti singa laut atau paus lainnya.

Referensi

  1. ↑ Lambert, O.; Bianucci, G.; de Muizon, C. (2017). "Macroraptorial Sperm Whales (Cetacea, Odontoceti, Physeteroidea) from the Miocene of Peru". Zoological Journal of the Linnean Society. 179: 404–474. doi:10.1111/zoj.12456. hdl:11568/814760. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juli 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Bianucci, G.; Landini, W. (2006). "Killer Sperm Whale: a New Basal Physeteroid (Mammalia, Cetacea) from the Late Miocene of Italy". Zoological Journal of the Linnean Society. 148: 103–131. doi:10.1111/j.1096-3642.2006.00228.x.
  3. ↑ Lambert, O.; Bianucci, G.; Beatty, B. L. (2014). "Bony Outgrowths on the Jaws of an Extinct Sperm Whale Support Macroraptorial Feeding in Several Stem Physeteroids". Naturwissenschaften. 101 (6): 517–521. Bibcode:2014NW....101..517L. doi:10.1007/s00114-014-1182-2. PMID 24821119. S2CID 14542690. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juli 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Genera Odontoceti
†Xenorophidae
†Waipatiidae
†Squalodontidae
†Squaloziphiidae
†Eurhinodelphinidae
Odontoceti-Mahkota
    • see below↓
Odontoceti-Mahkota
Physeteroidea
Kogiidae
Physeteridae
†Allodelphinidae?
†Squalodelphinidae?
Platanistidae
Berardiinae
Ziphiinae
Hyperoodontinae
Delphinida
    • see below↓
†Kentriodontidae
Lipotidae
Iniidae
Pontoporiidae
Monodontidae
Phocoenidae
Lissodelphininae
Delphininae
Globicephalinae
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan