Minggu, 27 September 2026
17:36 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Acokanthera

Acokanthera

genus tumbuh-tumbuhan

Acokanthera
250px-Acokanthera_oblongifolia_-_poison_arrow_plant_-_from-DC1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanaman panah beracun, Acokanthera oblongifolia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Subfamili: Rauvolfioideae
Tribus: Carisseae
Genus: Acokanthera
Sinonim[1]
  • Toxicophlaea Harv.
Artikel takson sembarang

Acokanthera adalah genus tumbuhan berbunga dalam famili Apocynaceae. Genus ini terdiri dari 5 spesies dan umumnya terbatas di Afrika, meskipun A. Schimperi juga terdapat di Yaman.[1] Getahnya mengandung racun mematikan ouabain, suatu glikosida yang menyebabkan gagal jantung. Getahnya termasuk yang paling umum digunakan dalam racun panah,[2][3] termasuk yang digunakan untuk perburuan gajah.[4]

250px-Acokanthera_schimperi_-_K%C3%B6hler%E2%80%93s_Medizinal-Pflanzen-150.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Acokanthera schimperidari Köhler's Medizinal Pflanzen 1897

Racun yang terkandung di dalamnya bekerja dengan menghentikan detak jantung, seperti kebanyakan racun panah lainnya.[5]

Spesies [6]

Referensi

  1. 1 2 Kew World Checklist of Selected Plant Families
  2. ↑ Gould, George M. (1905). Dictionary of New Medical Terms. London: Bailliere Tindall & Cox. hlm. 36. poison.
  3. ↑ Schmelzer, G.H. & Gurib-Fakim, A. (Editors), 2008. Plant Resources of Tropical Africa 11(1). Medicinal plants 1. PROTA Foundation, Wageningen, Netherlands / Backhuys Publishers, Leiden, Netherlands / CTA, Wageningen, Netherlands. 791 pp.
  4. ↑ Kinloch, Bruce (1988). The Shamba Raiders. Hampshire: Ashford. hlm. 21. ISBN 1852530359.
  5. ↑ Gould, George M. (1905). Dictionary of New Medical Terms. London: Bailliere Tindall & Cox. hlm. 36. poison.
  6. ↑ Kew World Checklist of Selected Plant Families
Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan