Rabu, 30 September 2026
05:39 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Acherontiscus

Acherontiscus

Bagikan:
Acherontiscus
Rentang waktu: Viséum akhir sampai dengan Namurium tengah
250px-Acherontiscus_fossil_and_CT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto dan pindaian CT dari fosil
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Sarcopterygii
Klad: Tetrapodomorpha
Klad: Stegocephalia
Ordo: †Adelospondyli
Famili: †Acherontiscidae
Carroll, 1969
Genus: †Acherontiscus
Carroll, 1969
Spesies tipe
†Acherontiscus caledoniae
Carroll, 1969
Artikel takson sembarang

Acherontiscus adalah genus stegocephali yang hidup pada periode Karbon Awal (kala Mississippian) dari Skotlandia.[1][2] Spesies tipe dan satu-satunya spesies dalam genus ini hanyalah Acherontiscus caledoniae, dinamai oleh paleontolog Robert Carroll pada tahun 1969. Anggota genus ini memiliki kombinasi ciri-ciri yang tidak biasa, membuat penempatan dalam kelompok-kelompok tetrapoda amfibi tidak pasti. Hewan ini memiliki vertebra dengan banyak tulang mirip dengan embolomer, tetapi juga memiliki tengkorak mirip lepospondil. Spesimen yang diketahui dari Acherontiscus memiliki tubuh yang memanjang mirip ular atau belut. Tidak ada tungkai yang menjadi fosil,[1] dan bukti keberadaannya pada kerabat-kerabat Acherontiscus diragukan.[3] Analisis filogenetik yang dibuat oleh Marcello Ruta dan paleontolog lainnya pada tahun 2000an mengindikasikan bahwa Acherontiscus merupakan anggota Adelospondyli, berkerabat dekat dengan hewan mirip ular lainnya seperti Adelogyrinus dan Dolichopareias. Adelospondil ditempatkan dalam kelompok Lepospondyli secara tradisional karena tulang belakang yang menyatu (meskipun Acherontiscus merupakan pengecualian di antara adelospondil).[4] Beberapa analisis yang diterbitkan sejak tahun 2007 memperdebatkan jika adelospondil seperti Acherontiscus mungkin bukan termasuk lepospondil, tetapi merupakan kerabat dekat atau anggota famili Colosteidae. Ini mengindikasikan bahwa mereka berevolusi sebelum terpisahnya garis keturunan tetrapoda yang menjadi reptil (Reptiliomorpha) dan satu kelompok yang menjadi amfibi modern (Batrachomorpha).[5] Anggota genus ini kemungkinan merupakan hewan akuatik yang dapat berenang dengan gerakan mirip ular.[1]

Penemuan

Acherontiscus hanya diketahui dari satu kerangka, yaitu spesimen RSM 1967/13/1, yang disimpan di Museum Nasional Skotlandia di Edinburgh. Meskipun diketahui tahun penemuan spesimen ini yakni 1964, informasi tambahan mengenai lokasi penemuan tidak diketahui. Namun, lapisan batu di mana fosil ini terawetkan merupakan batu bara serpih, seperti batu besi dari periode Karbon awal (Mississippian) dari Burghlee di Midlothian. Lapisan tersebut juga mengandung sisa-sisa beberapa krustasea kecil dari kelas Ostracoda, juga beberapa serbuk sari. Ostracoda pada lapisan tersebut juga diidentifikasi sebagai genus Carbonita dari era Paleozoikum akhir, meskipun ilmuwan-ilmuwan lain yang mengidentifikasi lapisan tersebut tidak sepakat mengenai spesiesnya.[1] Serbuk sari diketahui milik spesies tumbuhan yang hidup kira-kira antara subkala Viséum akhir dan Namurium tengah (Serpukhovium) pada periode Karbon.[6][7]

330px-Acherontiscus_skeletal.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram kerangka menunjukkan tulang-tulang holotipe Acherontiscus yang terawetkan. Tungkai tidak ada dalam ilustrasi ini.

Kerangka holotipe sebagian besar lengkap, tetapi terawetkan dengan buruk. Tengkoraknya telah menjadi pipih dan sebagian permukaannya telah mengalami erosi, sementara tulang punggungnya sebagian besar hilang, hanya menyisakan impresi yang detail. Dengan melarutkan sisa-sisa pecahan dengan asam hidroklorat mencetak impresi ini dalam karet silikon, preparator spesimen tersebut dapat lebih mudah mendeskripsikannya. Spesimen ini mendapatkan deskripsi formal dan nama spesies Acherontiscus caledoniae oleh Robert Carroll pada tahun 1969. Nama generik Acherontiscus diambil dari Akheron, sebuah sungai yang dalam mitologi Yunani mengalir ke dunia bawah sebagai anak sungai Styx. Konvensi penamaan ini mengikuti Edward Drinker Cope yang menamai lepospondil yang mirip ular berdasarkan sungai neraka, seperti Phlegethontia (dinamai berdasarkan Flegethon) dan Cocytinus (dinamai berdasarkan Kokitus). Nama spesifiknya, caledoniae, merujuk pada Caledonia, yang dalam bahasa Latin berarti 'Skotlandia'.[1]

Deskripsi

Acherontiscus memiliki bentuk tubuh seperti ular, dengan tubuh yang memanjang dan kepala yang relatif kecil. Amfibi ini kemungkinan tidak memiliki kaki karena tidak ditemukan kaki pada fosil. Meskipun hipotesis ini mungkin benar, nenek moyang Acherontiscus mungkin memiliki kaki mengingat hewan ini memiliki korset bahu. Hewan ini berukuran kecil; satu-satunya spesimen yang diketahui berukuran sepanjang 14 sentimeter (5.5 inci). Namun, ada kemungkinan tubuh aslinya sedikit lebih panjang dikarenakan sebagian tulang pada ekornya diduga hilang.[8]

Tengkorak

Acherontiscus memiliki tengkorak yang tebal, dengan orbit (lubang mata) yang kecil yang mengarah ke depan pada kepala. Meskipun erosi dan tumpang tindihnya fosil membuatnya sulit untuk membedakan tulang satu dengan yang lain pada tengkorak, beberapa ada yang sudah teridentifikasi dengan pasti. Pada ujung moncong terdapat lubang hidung yang didahului tulang pramaksiler dan diikuti dengan tulang lakrimal yang kecil dan tulang hidung.[2] Agar dapat memuat tulang hidung yang kecil, tulang frontal dan prefontal berbentuk memanjang, membuat ruang kosong pada hampir seluruh bagian atas moncong.[1][8]

250px-Acherontiscus_skull_CT_and_diagrams.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagrams and CT scans of the skull

Bagian belakang mata pada tengkorak terdiri dari beberapa tulang yang sulit ditafsirkan karena sudah remuk dan terdapat hipotesis-hipotesis yang berbeda mengenai susunan dan penamaan bagian-bagian tulang. Kemungkinan yang paling tidak kontroversial adalah jugum dan postorbital, yang ditemukan oleh sebagian besar paleontolog yang meneliti spesimen. Sebagian penulis, seperti Carroll (1969),[1] Carroll & Kuhn (1998),[8] dan Ruta et al. (2003)[4] mengidentifikasi tulang postfrontal di depan postorbital, tetapi data CT dari Clack et al. (2019) menunjukkan bahwa tulang ini sebenarnya merupakan postorbital, yang diikuti oleh tulang supratemporal.[2] Di atas tulang tulang tersebut terdapat parietal, yang di mana mengabaikan tulang yang lebih panjang yang mencapai bagian belakang tengkorak. Tulang-tulang ini termasuk tulang skuamosa dan kuadratojugal (dekat rahang), dan kemungkinan terdapat tulang lainnya satu lagi atau lebih. Tepi belakang pada tengkorak berbentuk cembung, tanpa ada cekungan aneh seperti takik telinga pada temnospondil dan "labyrinthodont" lainnya. Tulang-tulang pada bagian belakang kepala tertutup oleh cekungan dangkal, sementara tulang-tulang yang terletak pada bagian depan lebih halus. Beberapa tulang dekat orbit memiliki lekuk sensorik yang dikenal sebagai garis lateral.[2]

Lihat pula

Daftar amfibi prasejarah

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Carroll, Robert L. (1969). "A new family of Carboniferous amphibians" (PDF). Palaeontology (12). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-02-15.
  2. 1 2 3 4 Clack, Jennifer A.; Ruta, Marcello; Milner, Andrew R.; Marshall, John E. A.; Smithson, Timothy R.; Smithson, Keturah Z. (1 Mei 2019). "Acherontiscus caledoniae: the earliest heterodont and durophagous tetrapod". Royal Society Open Science. 6 (5): 182087. Bibcode:2019RSOS....682087C. doi:10.1098/rsos.182087. PMC 6549999. PMID 31218034.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  3. ↑ Andrews, S. M.; Carroll, R. L. (1991). "The Order Adelospondyli: Carboniferous lepospondyl amphibians". Earth and Environmental Science Transactions of the Royal Society of Edinburgh (dalam bahasa Inggris). 82 (3): 239–275. doi:10.1017/S0263593300005332. ISSN 1473-7116. S2CID 84460890.
  4. 1 2 Marcello Ruta, Michael I. Coates and Donald L. J. Quicke (2003). "Early tetrapod relationships revisited" (PDF). Biological Reviews. 78 (2): 251–345. doi:10.1017/S1464793102006103. PMID 12803423. S2CID 31298396.
  5. ↑ Ruta, Marcello; Coates, Michael I. (1 Maret 2007). "Dates, nodes and character conflict: Addressing the Lissamphibian origin problem". Journal of Systematic Palaeontology. 5 (1): 69–122. Bibcode:2007JSPal...5...69R. doi:10.1017/S1477201906002008. S2CID 86479890.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Smith, A.H.V.; Butterworth, Mavis A. (Juni 1967). "Miospores in the coal seams of the Carboniferous of Great Britain" (PDF). Special Papers in Palaeontology. 1: 1–324.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Richards, Barry C. (16 September 2013). "Current Status of the International Carboniferous Time Scale" (PDF). International Commission on Stratigraphy.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 Carroll, Robert L.; Kuhn, Oskar (1998). "Order undesignated". Lepospondyli: Microsauria, Nectridea, Lysorophia, Adelospondyli, Aistopoda, Acherontiscidae. Encyclopedia of Paleoherpetology. Munich: Pfeil. ISBN 9783931516260.
Gnathostomata
Tetrapodomorpha
    • lihat dibawah↓
†Rhizodontida
Sauripteridae
Rhizodontidae
†Canowindridae
†Megalichthyiformes
Osteolepidae?
Megalichthyidae
†Tristichopteridae
Elpistostegalia
†Panderichthyidae
Stegocephalia
    • lihat dibawah↓
Gooloogongia loomesi

Gogonasus andrewsae Eusthenopteron foordi

Panderichthys rhombolepis
†Elginerpetontidae
†Aistopoda
Oestocephalidae
Phlegethontioidea
Phlegethontiidae
†Whatcheeriidae
†Colosteidae
†Adelospondyli
Adelogyrinidae
†Baphetoidea
Baphetidae
Loxommatinae
Tetrapoda mahkota
Tiktaalik rosae

Acanthostega gunnari Phlegethontia longissima Crassigyrinus scoticus

Loxomma allmanni
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan