Rabu, 14 Oktober 2026
12:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Acer caesium

Acer caesium

Bagikan:
Mapel Himalaya
250px-Acer_caesium.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Sapindaceae
Genus: Acer
Seksi: Acer sect. Acer
Series: Acer ser. Acer
Spesies:
A. caesium
Nama binomial
Acer caesium
Wall. ex Brandis 1874
Sinonim[2]
  • Acer luteolum Borbás
  • Acer molle Pax 1889 not Opiz 1824
  • Acer giraldii Pax

Acer caesium, atau mapel himalaya,[3] adalah sebuah spesies mapel Asia. Spesies tersebut ditemukan di India, Pakistan, Nepal, dan Tiongkok (Gansu, Henan, Hubei, Ningxia, Shaanxi, Sichuan, Tibet, Yunnan).[4]

Referensi

  1. ↑ Chen, Y.; Gibbs, D.; Oldfield, S. (2018). "Acer caesium". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T62937A3116837. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-1.RLTS.T62937A3116837.en.
  2. ↑ "Acer caesium Wall. ex Brandis". World Checklist of Selected Plant Families (WCSP). Royal Botanic Gardens, Kew – via The Plant List. Note that this website has been superseded by World Flora Online
  3. ↑ Sofi, P. A.; Bhat, S. A.; Masoodi, T. H.; Islam, M. A.; Bhat, G. M.; Malik, A. R. (2016). "Propagation of Himalayan maple (Acer caesium Wall.) through seed and softwood cuttings". Journal of Applied and Natural Science. 8 (3): 1235–1240. doi:10.31018/jans.v8i3.947.
  4. ↑ http://www.efloras.org/florataxon.aspx?flora_id=&taxon_id=

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan