Senin, 26 Oktober 2026
16:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Abdullah Hehamahua

Bagikan:
Ini adalah nama Maluku, Ambon, marganya adalah Hehamahua
Abdullah Hehamahua
Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi
Masa jabatan
2005–2013
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam
Masa jabatan
1978–1981
PresidenSoeharto
PendahuluChumaidi Syarif Romas
PenggantiAhmad Zacky Siradj
Informasi pribadi
Lahir18 Agustus 1947 (umur 79)
Partai politikPartai Masyumi
PendidikanInstitut Teknologi Bintang
Institut Teknologi Megatec
Universitas Hasanuddin
Universitas Negeri Jakarta

Dr. Abdullah Hehamahua, S.H, M.M. (lahir 18 Agustus 1947) adalah aktivis dan politikus Islam Indonesia yang menjabat sebagai Ketua Majelis Syuro Partai Masyumi.[1] Ia pernah menjadi penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2005–2013 dan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 1978–1981. Ia dikenal luas di kalangan masyarakat karena sering menjadi pemberitaan baik media cetak, online maupun visual. Abdullah lahir di Ambon, Maluku. Selain pernah menjabat sebagai penasihat KPK, ia juga menjabat sebagai penasihat di Yayasan Pendidikan Palembang.[2]

Pendidikan

Abdullah merupakan lulusan D-3 Teknik Elektro Universitas Hasanuddin, Makassar, ia lalu melanjutkan pendidikannya di S-1 Teknik Elektro Institut Teknologi Bintang, Kuala Lumpur, Malaysia, lalu di S-2 Teknik Bidang Pendidikan Institut Teknologi Megatec, Kuala Lumpur, Malaysia.[2] Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Krisnadwipayana pada 2008 dan Magister Manajemen dari kampus yang sama pada 2011.[3][4][5] Ia meraih gelar Doktor Manajemen dari Universitas Negeri Jakarta pada 2013.[6]

Riwayat organisasi

Semasa kuliah, Abdullah Hehamahua pernah mengikuti beberapa organisasi, mulai dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), hingga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Selain itu, Abdullah Hehamahua juga pernah menjadi wartawan dan penyiar radio Arief Rahman Hakim pada tahun 1975-1976. Setelah menjadi wartawan dan penyiar radio, Abdullah Hehamahua meneruskan kariernya menjadi seorang editor di Majalah Cipta Kementerian Pekerjaan Umum di tahun 1976–1979.[7]

Karier

Pada tahun 1993, ia pernah bekerja sebagai editor merangkap Manajer Pemasaran Penerbitan Pustaka Dini, Selangor, Malaysia. Pada tahun 2001, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara/PKPN, lalu menjadi penasihat KPK hingga tahun 2013.[2]

Referensi

Lafran Pane (1948) · Mohammad Syafa'at Mintaredja (1948) · Achmad Tirtosudiro (1948–1949) · Lukman El Hakim (1950–1951) · Ahmad Dahlan Ranuwihardjo (1951–1953) · Deliar Noer (1953–1955) · Amir Rajab Batubara (1955–1957) · Ismail Hasan Metareum (1957–1960) · Nursal (1960–1963) · Sulastomo (1963-1966) · Nurcholish Madjid (1966-1969, 1969–1971) · Akbar Tandjung (1971–1974) · Ridwan Saidi (1974–1976) · Chumaidi Syarif Romas (1976–1978) · Abdullah Hehamahua (1978–1981) · Ahmad Zacky Siradj (1981–1983) · Harry Azhar Azis (1983–1986) · Muhammad Saleh Khalid (1986–1988) · Herman Widyananda (1988–1990) · Ferry Mursyidan Baldan (1990–1992) · Yahya Zaini (1992–1995) · Taufik Hidayat (1995–1997) · Anas Urbaningrum (1997–1999) · Muhammad Fakhruddin (1999–2002) · Kholis Malik (2002–2003) · Hasanuddin (2003–2006) · Fajar Zulkarnain (2006–2008) · Arip Mustofa (2008–2010) · Noer Fajrieansyah (2010–2013) · Arief Rosyid (2013–2015) · Mulyadi P. Tamsir (2015–2018) · Saddam Al Jihad (2018–2020) · Arya Kharisma Hardy (2020–2021) · Raihan Ariatama (2021–2023) · Bagas Kurniawan (2023–sekarang)
40px-Lambang_HMI_%28Original%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan