Kamis, 22 Oktober 2026
02:07 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
49 Orionis

49 Orionis

bintang yang terletak di rasi bintang Orion

Bagikan:
49 Orionis
330px-Orion_constellation_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
20px-Red_circle.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Lingkaran merah menunjukkan lokasi 49 Orionis di rasi Orion
Data pengamatan
Epos J2000      Ekuinoks J2000
Rasi bintang Orion
Asensio rekta  05j 38m 53.08296d[1]
Deklinasi  -7° 12′ 46.1838″[1]
Magnitudo tampak (V) 4.80[2]
Ciri-ciri
Kelas spektrum A4V[3]
Indeks warna U−B +0.11[2]
Indeks warna B−V +0.13[2]
Astrometri
Kecepatan radial (Rv)-5.30[4] km/detik
Gerak diri (μ) RA: -15.04[1] mdb/thn
Dek.: -49.50[1] mdb/thn
Paralaks (π)22,42±0,44[1] mdb
Jarak145 ± 3 tc
(44,6 ± 0,9 pc)
Magnitudo mutlak (MV)1.52[5]
Detail
Massa2.02[6] M☉
Radius2.0[7] R☉
Luminositas22[6] L☉
Gravitasi permukaan (log g)4.06[8]
Suhu8,185[6] K
Kecepatan rotasi (v sin i)186[6] km/detik
Penamaan lain
d Orionis, BD-07°1142, GC 7039, GJ 9187, HIP 26563, HR 1937, HD 37507, SAO 132411
Referensi basis data
SIMBADdata

49 Orionis atau d Orionis merupakan salah satu bintang di rasi Orion. Bintang ini berada pada jarak 153 tahun cahaya dan bermagnitudo 4.77.

Etimologi

Bintang ini memiliki nama Mizan Batil III atau Mizan Batil ath Thaalith,[9] yang berarti "timbangan ketiga yang salah" dalam bahasa Arab.

Selain rasi Orion, bintang ini juga merupakan anggota dari berbagai rasi, asterisma atau kelompok berikut:

nama rasi / asterisma / kelompok asal arti anggota lainnya
Al Mīzān al Baṭīl[10]Arabtimbangan palsuκ Ori, ι Ori, 42 Ori, θ2 Ori

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Van Leeuwen, F. (2007). "Validation of the new Hipparcos reduction". Astronomy and Astrophysics. 474 (2): 653. arXiv:0708.1752. Bibcode:2007A&A...474..653V. doi:10.1051/0004-6361:20078357. Vizier catalog entry
  2. 1 2 3 Ducati, J. R. (2002). "VizieR Online Data Catalog: Catalogue of Stellar Photometry in Johnson's 11-color system". CDS/ADC Collection of Electronic Catalogues. 2237. Bibcode:2002yCat.2237....0D.
  3. ↑ Hoffleit, D.; Warren, W. H. (1995). "VizieR Online Data Catalog: Bright Star Catalogue, 5th Revised Ed. (Hoffleit+, 1991)". VizieR On-line Data Catalog: V/50. Originally published in: 1964BS....C......0H. 5050. Bibcode:1995yCat.5050....0H.
  4. ↑ Gontcharov, G. A. (2006). "Pulkovo Compilation of Radial Velocities for 35 495 Hipparcos stars in a common system". Astronomy Letters. 32 (11): 759. arXiv:1606.08053. Bibcode:2006AstL...32..759G. doi:10.1134/S1063773706110065.
  5. ↑ Anderson, E.; Francis, Ch. (2012). "XHIP: An extended hipparcos compilation". Astronomy Letters. 38 (5): 331. arXiv:1108.4971. Bibcode:2012AstL...38..331A. doi:10.1134/S1063773712050015. Vizier catalog entry
  6. 1 2 3 4 Zorec, J.; Royer, F. (2012). "Rotational velocities of A-type stars". Astronomy & Astrophysics. 537: A120. arXiv:1201.2052. Bibcode:2012A&A...537A.120Z. doi:10.1051/0004-6361/201117691. Vizier catalog entry
  7. ↑ Allende Prieto, C.; Lambert, D. L. (1999). "Fundamental parameters of nearby stars from the comparison with evolutionary calculations: Masses, radii and effective temperatures". Astronomy and Astrophysics. 352: 555. arXiv:astro-ph/9911002. Bibcode:1999A&A...352..555A. Vizier catalog entry
  8. ↑ David, Trevor J.; Hillenbrand, Lynne A. (2015). "The Ages of Early-Type Stars: Strömgren Photometric Methods Calibrated, Validated, Tested, and Applied to Hosts and Prospective Hosts of Directly Imaged Exoplanets". The Astrophysical Journal. 804 (2): 146. arXiv:1501.03154. Bibcode:2015ApJ...804..146D. doi:10.1088/0004-637X/804/2/146. Vizier catalog entry
  9. ↑ http://ntrs.nasa.gov/archive/nasa/casi.ntrs.nasa.gov/19720005197_1972005197.pdf
  10. ↑ http://penelope.uchicago.edu/Thayer/E/Gazetteer/Topics/astronomy/_Texts/secondary/ALLSTA/Orion*.html
Ikon rintisan

Artikel bertopik bintang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan