Sabtu, 24 Oktober 2026
09:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
1 Petrus 1

1 Petrus 1

Kitab dalam Perjanjian Baru

Bagikan:
1 Petrus 1
250px-POxy_v0073_n4934_a_01_hires125.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fragmen yang memuat 1 Petrus 1:23-2:5 pada Papirus 125 (abad ke-3/ke-4)
KitabSurat 1 Petrus
KategoriSurat-surat Am
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
21
pasal 2 →

1 Petrus 1 (disingkat 1Ptr 1) adalah bagian pertama dari Surat Petrus yang Pertama dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.[1][2] Digubah oleh Simon Petrus, salah satu dari Keduabelas Rasul pertama Yesus Kristus.[3]

Teks

250px-Codex_Mosquensis_K_018.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Permulaan Surat 1 Petrus pada Codex Mosquensis I, abad ke-9.

* Surat aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.

Struktur

Pembagian isi pasal:

Ayat 1

330px-Anatolia_Ancient_Regions_ID.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi tempat-tempat tujuan surat Petrus yang Pertama di Anatolia (sekarang Turki)
Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia[3]

Istilah "Asia Kecil" diterjemahkan dari bahasa Yunani Ἀσία (Asia), yaitu nama wilayah (provinsi Romawi) yang dulu meliputi daerah-daerah Lidia dan Frigia, dan sekarang menjadi bagian dari negara Turki.

Ayat 2

Yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.[4]

Rencana ilahi (versi Inggris NIV "foreknowledge"; pengetahuan dari semula) harus dimengerti sebagai kasih dan tujuan abadi Allah bagi umat-Nya, gereja (lihat Roma 8:29).

"Yang dipilih" ialah himpunan orang percaya sejati, yang dipilih selaras dengan ketetapan Allah untuk menebus gereja-Nya dengan darah Yesus Kristus oleh karya pengudusan Roh Kudus. Setiap orang percaya harus berpartisipasi dalam pemilihan mereka dengan bertekun menjadikan panggilan dan pemilihan mereka makin teguh (lihat 2 Petrus 1:5; 2 Petrus 1:10).[5]

Ayat 7

Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu --yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api --sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.[6]

Tema penderitaan ditekankan sepanjang surat ini (1Pet 2:19–23; 1Petrus 3:14–17; 4:1–4,12–19; 5:10). Kita harus bersukacita dalam pencobaan kita (1Pet 1:6) karena tetap setia kepada Kristus di tengah-tengah semua itu akan memurnikan iman kita dan menghasilkan pujian, kemuliaan dan hormat bagi kita dan bagi Tuhan Yesus pada saat kedatangan-Nya. Tuhan memandang ketabahan kita dalam pencobaan dan iman kita pada Kristus sebagai sesuatu yang sangat berharga bagi-Nya sepanjang kekekalan.[5]

Ayat 16

Sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.[7]

Bahasa Yunani

Textus Receptus

διότι γέγραπται Ἅγιοι γένεσθε*, ὅτι ἐγὼ ἅγιος εἰμι

* umumnya γένεσθε (genesthe; "jadilah kamu"), tetapi ada naskah kuno yang menggunakan ἔσεσθε (esesthe; "(biarlah) kamu"); tidak ada perbedaan makna jika diterjemahkan ke dalam bahasa lain.

Transliterasi

dioti gegraptai Hagioi genesthe, hoti egō hagios eimi

Referensi silang: Keluaran 19:6; Imamat 11:44,45; 19:2; 20:7,26; 21:8; Yesaya 6:3,4; Amos 3:3; Matius 5:48; 2 Korintus 6:14–16; 7:1; 1 Petrus 1:15

Allah itu kudus, dan apa yang berlaku bagi Allah juga harus berlaku bagi umat-Nya. Kekudusan mengandung pengertian terpisah dari cara-cara fasik dunia dan dipisahkan untuk mengasihi, melayani, dan menyembah Allah (lihat Imamat 11:44). Kekudusan adalah sasaran dan maksud pemilihan kita di dalam Kristus (Efesus 1:4); itu berarti menjadi serupa dengan Allah dan mengabdi kepada-Nya, sementara hidup untuk menyenangkan-Nya (Roma 12:1; Efesus 1:4; 2:10; 1 Yohanes 3:2–3; Ibrani 12:14).

Kekudusan diperoleh melalui Roh Allah yang menyucikan jiwa orang beriman dari dosa, memperbarui orang itu menjadi serupa dengan Kristus, dan memungkinkan dia melalui pemasukan kasih karunia untuk menaati Allah sesuai dengan Firman-Nya (Galatia 5:16,22–23,25; Kolose 3:10; Titus 3:5; 2 Petrus 1:9).[5]

Ayat 22

Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.[8]

Referensi

  1. ↑ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  2. ↑ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 979-415-905-0.
  3. 1 2 1 Petrus 1:1
  4. ↑ 1 Petrus 1:2
  5. 1 2 3 The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  6. ↑ 1 Petrus 1:7
  7. ↑ 1 Petrus 1:16
  8. ↑ 1 Petrus 1:22

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan