Sabtu, 17 Oktober 2026
14:23 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
1 Korintus 12

1 Korintus 12

Bagikan:
1 Korintus 12
250px-POxy1008_%281Co_7.33-8.4%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Surat 1 Korintus 7:33-8:4 yang tertulis pada naskah Papirus 15, dibuat sekitar abad ke-3 M.
KitabSurat 1 Korintus
KategoriSurat-surat Paulus
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
7

1 Korintus 12 (atau "I Korintus 12", disingkat "1Kor 12") adalah bagian surat rasul Paulus yang pertama kepada jemaat di Korintus dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.[1][2] Dikarang oleh rasul Paulus dan Sostenes[3] di Efesus.[4]

Teks

Struktur

Pembagian isi pasal:

Karunia Roh Kudus

Dalam Surat 1 Korintus pasal 12 sampai pasal 14:40 Paulus menulis tentang karunia-karunia Roh Kudus yang dianugerahkan kepada tubuh Kristus. Karunia ini adalah bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan dan pelayanan jemaat yang mula-mula. Allah berkehendak agar karunia ini akan terus bekerja sampai Kristus datang kembali (1 Korintus 1:7). Maksud Allah dalam pemberian karunia rohani ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk menyatakan kasih karunia, kuasa, dan kasih Roh Kudus di antara umat-Nya dalam pertemuan umum, rumah, keluarga, dan kehidupan pribadi mereka (1 Korintus 12:4–7; 14:25; Roma 15:18–19; Efesus 4:8);
  2. Untuk menolong supaya pemberitaan Injil menjadi efektif, dengan cara memberikan peneguhan adikodrati kepada berita itu (Markus 16:15–20; Kisah Para Rasul 14:8–18; 16:16–18; 19:11–20; 28:1–10);
  3. Untuk memenuhi kebutuhan manusia dan untuk menguatkan dan membangun kerohanian jemaat (1 Korintus 12:7,14–30; 14:3,12,26) dan juga orang percaya secara pribadi (1 Korintus 14:4) yaitu, untuk menyempurnakan orang percaya dalam "kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas" (1 Timotius 1:5; bandingkan 1 Korintus 13:1–13).
  4. Untuk berperang dengan efektif dalam peperangan rohani melawan Iblis dan kuasa-kuasa kejahatan (Yesaya 61:1; Kisah Para Rasul 8:5–7; 26:18; Efesus 6:11–12). Ayat-ayat yang berkenaan dengan karunia rohani meliputi Roma 12:3–8; 1 Korintus 1:7; 12:1–14:40; Efesus 4:4–16; 1 Petrus 4:10–11

Istilah yang dipakai oleh Alkitab untuk karunia rohani menyatakan sifatnya.

  1. "Karunia-karunia rohani" (bahasa Yunani: pneumatika, berasal dari kata pneuma, artinya "Roh") menunjuk kepada manifestasi adikodrati yang datang sebagai karunia dari Roh Kudus yang bekerja melalui orang percaya demi kebaikan bersama (1 Korintus 12:1,7; 14:1).
  2. "Karunia-karunia" (bahasa Yunani: kharismata, berasal dari kata kharis, artinya "kasih karunia") menunjukkan bahwa karunia rohani mencakup baik motivasi batin dan kuasa untuk menyelenggarakan pelayanan (yaitu, pemberian kesanggupan), yang diterima dari Roh Kudus; karunia semacam itu memberi kekuatan rohani kepada tubuh Kristus dan mereka yang memerlukan pertolongan rohani (1 Korintus 12:4; Efesus 4:11; 1 Petrus 4:10; Roma 12:6).
  3. "Pelayanan" atau "pelayanan-pelayanan" (bahasa Yunani: diakoniai, berasal dari kata diakonia, artinya "pelayanan") menekankan bahwa ada berbagai cara pelayanan dan bahwa karunia tertentu meliputi penerimaan kesanggupan dan kuasa untuk menolong orang lain (1 Korintus 12:4–5,27–31; Efesus 4:7,11–13). Paulus menunjukkan bahwa segi pelayanan karunia itu mencerminkan pelayanan yang bersifat "hamba" dari kehidupan Tuhan Yesus. Demikianlah, pekerjaan karunia-karunia didefinisikan berkenaan dengan kehadiran dan pekerjaan Kristus di antara kita (1 Korintus 12:3; 1:4).
  4. "Pekerjaan" atau "pengaruh-pengaruh" (bahasa Yunani: energemata, berasal dari kata energes, artinya "aktif atau penuh tenaga") menandakan bahwa karunia rohani itu adalah pekerjaan langsung dari kuasa Allah Bapa dan membuahkan hasil-hasil tertentu (1 Korintus 12:6,10).
  5. "Manifestasi Roh" (bahasa Yunani: fanerosis, berasal dari kata faneros (phaneros), artinya "terwujud") menekankan bahwa karunia rohani itu menjadi manifestasi langsung dari pekerjaan dan kehadiran Roh Kudus di dalam perhimpunan jemaat (1 Korintus 12:7–11).[5]

Ayat 27

Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  2. ↑ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 979-415-905-0.
  3. ↑ 1 Korintus 1:1
  4. ↑ 1 Korintus 16:8
  5. ↑ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  6. ↑ 1 Korintus 12:27

Pranala luar

Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Korintus • Α' Επιστολή προς Κορινθίους (A Epistole pros Korinthious)
Alkitab
1 Korintus 1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6 • 7 • 8 • 9 • 10 • 11 • 12 • 13 • 14 • 15 • 16
Istilah
Tokoh
Akhaikus • Akwila • Apolos • Barnabas •Fortunatus • Gayus • Kefas • Kloe • Krispus • Paulus • Priskila • Sostenes • Stefanus •Timotius •Yesus Kristus
Tempat
Sumber
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan