Senin, 12 Oktober 2026
11:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Zulfikar

Zulfikar

Bagikan:
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Katoenen_banier_met_Arabische_kalligrafie_TMnr_5663-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bendera Muslim Tionghoa dengan Zulfikar dan Ali diwakili sebagai seekor singa (tertanggal akhir abad ke-18 atau abad ke-19)
250px-T%C3%BCrkei_Seidenfahne_makffm.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bendera Zulfikar Utsmaniyah awal abad ke-19.
Artikel ini merupakan bagian dari seri
Ali bin Abi Thalib
Ali

Zulfikar juga disebut Dhulfikar (bahasa Arab:ذو الفقار Ḏū-l-Faqār atau Ḏū-l-Fiqār) dikatakan adalah pedang Ali bin Abi Talib. Pada masa lalu, pedang tersebut sering digambarkan sebagai pedang bermata dua mirip gunting pada bendera-bendera Muslim, dan umum ditampilkan dalam penggambaran Syiah dari Ali dan dalam bentuk perhiasan yan dipakai sebagai talisman.

Senjata-senjata Timur Tengah umumnya mencantumkan kutipan yang menyebut Zulfikar,[1] dan pedang-pedang Timur Tengah beberapa kali dibuat dengan ujung terbagi dalam merujuk kepada senjata tersebut.[2]

Referensi

  1. ↑ Gauding, Madonna (Oktober 2009). The Signs and Symbols Bible:The Definitive Guide to Mysterious Markings. Sterling Publishing Company. hlm. 105.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Sothebys, none (Januari 1985). Islamic Works of Art, Carpets and Textiles. Sotheby's, London. hlm. 438.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan