Sabtu, 17 Oktober 2026
02:27 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Zoutpansberg

Zoutpansberg

Bagikan:
250px-Johnston%2C_W._and_A.K._-_South_African_Republic%2C_Orange_Free_State%2C_Natal%2C_Basuto_Land%2C_etc.%2C_crop_Zoutpansberg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Zoutpansberg di peta tahun 1897.

Zoutpansberg adalah divisi timur laut di Republik Transvaal, Afrika Selatan. Para pelopor Die Groot Trek, Louis Tregardt dan Lang Hans van Rensburg, berkelana di kawasan ini pada tahun 1835. Pada tahun 1845, Hendrik Potgieter yang merupakan salah satu pemimpin kelompok Voortrekker pindah ke kawasan ini. Kelompok Boer di Zoutpansberg kemudian membentuk komunitas semi-independen. Pada tahun 1857, komandan-jenderal Zoutpansberg yang bernama Stephanus Schoeman memutuskan untuk mendukung Marthinus Pretorius dan Paul Kruger saat mereka menyerbu Negara Bebas Oranje. Zoutpansberg baru menjadi wilayah Republik Transvaal pada tahun 1864 akibat meletusnya Perang Saudara Transvaal.[1]

Tregardt dan rekan-rekannya datang ke kawasan ini karena pernah ditunjukkan kerajinan emas karya penduduk asli, dan di distrik inilah (dan di kawasan Lydenburg di sebelahnya) tambang emas untuk pertama kalinya digarap oleh bangsa Eropa di sebelah selatan Sungai Limpopo pada tahun 1867-70. Para pemukim kulit putih di Zoutpansberg selama bertahun-tahun dikenal akan ketiadaan hukumnya. Di Zoutpansberg juga terdapat populasi penduduk asli yang lebih besar daripada di kawasan lain di Transvaal.[1]

Kawasan ini kaya akan kandungan mineral: selain emas, terdapat pula tembaga yang ditemukan di dekat Sungai Limpopo.

Kota utama di kawasan ini adalah Pietersburg dan Leydsdorp.[1]

Referensi

  1. 1 2 3  Satu atau lebih kalimat sebelum ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Zoutpansberg" . Encyclopædia Britannica. Vol. 28 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 1045.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan