Senin, 19 Oktober 2026
15:42 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Zoutpansberg

Zoutpansberg

Bagikan:
250px-Johnston%2C_W._and_A.K._-_South_African_Republic%2C_Orange_Free_State%2C_Natal%2C_Basuto_Land%2C_etc.%2C_crop_Zoutpansberg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Zoutpansberg di peta tahun 1897.

Zoutpansberg adalah divisi timur laut di Republik Transvaal, Afrika Selatan. Para pelopor Die Groot Trek, Louis Tregardt dan Lang Hans van Rensburg, berkelana di kawasan ini pada tahun 1835. Pada tahun 1845, Hendrik Potgieter yang merupakan salah satu pemimpin kelompok Voortrekker pindah ke kawasan ini. Kelompok Boer di Zoutpansberg kemudian membentuk komunitas semi-independen. Pada tahun 1857, komandan-jenderal Zoutpansberg yang bernama Stephanus Schoeman memutuskan untuk mendukung Marthinus Pretorius dan Paul Kruger saat mereka menyerbu Negara Bebas Oranje. Zoutpansberg baru menjadi wilayah Republik Transvaal pada tahun 1864 akibat meletusnya Perang Saudara Transvaal.[1]

Tregardt dan rekan-rekannya datang ke kawasan ini karena pernah ditunjukkan kerajinan emas karya penduduk asli, dan di distrik inilah (dan di kawasan Lydenburg di sebelahnya) tambang emas untuk pertama kalinya digarap oleh bangsa Eropa di sebelah selatan Sungai Limpopo pada tahun 1867-70. Para pemukim kulit putih di Zoutpansberg selama bertahun-tahun dikenal akan ketiadaan hukumnya. Di Zoutpansberg juga terdapat populasi penduduk asli yang lebih besar daripada di kawasan lain di Transvaal.[1]

Kawasan ini kaya akan kandungan mineral: selain emas, terdapat pula tembaga yang ditemukan di dekat Sungai Limpopo.

Kota utama di kawasan ini adalah Pietersburg dan Leydsdorp.[1]

Referensi

  1. 1 2 3  Satu atau lebih kalimat sebelum ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Zoutpansberg" . Encyclopædia Britannica. Vol. 28 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 1045.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan