Sabtu, 31 Oktober 2026
12:32 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Zona geografi

Zona geografi

Bagikan:
250px-Annual_Average_Temperature_Map.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta temperatur rata-rata tahunan sesuai fungsi lokasi.

Lima kawasan garis lintang utama dari permukaan Bumi meliputi zona-zona geografis, terbagi oleh lingkaran kutub besar. Perbedaan antara mereka berkaitan dengan iklim. Mereka meliputi:

  1. Zona kutub utara
  2. Zona sedang utara
  3. Zona tropis
  4. Zona sedang selatan
  5. Zona kutub selatan

Sejarah

Konsep zona geografi mula-mula dihipotesisikan oleh cendekiawan Yunani kuno Parmenides[1] dan kemudian dimodifikasi oleh Aristoteles.[2] Kedua filsuf tersebut berteori bahwa Bumi terbagi dalam tiga jenis zona iklim berdasarkan pada jarak mereka dari khatulistiwa.

Referensi

  1. ↑ Strab. 2,2,1-2 in: A. H. Coxon and R. D. McKirahan (eds), The Fragments of Parmenides: A Critical Text With Introduction, and Translation, the Ancient Testimonia and a Commentary, 2nd edn (Phronesis: Supplementary Volumes 3; Assen, Dover (NH), 2009), p. 160.
  2. ↑ Aristoteles, Meteorologi, Bekker numbers 362a33-362b29
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan