Minggu, 01 November 2026
12:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Zona Penghindaran

Zona Penghindaran

area di langit yang tertutupi oleh Bima Sakti

Bagikan:
330px-Milky_Way_infrared.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Zona Penghindaran telah menutupi area sebagian langit dari pengamatnya.

Zona Penghindaran (Inggris: Zone of Avoidance; ZOA) adalah area langit di bidang Bima Sakti di mana debu antarbintang mengaburkan cahaya tampak sehingga tidak ada galaksi jauh yang diamati.[1] Ini ditemukan oleh astronom Amerika Edwin P. Hubble.[2] Pita langit yang membuat sedikit galaksi terlihat, adalah hasil dari pengaburan debu antarbintang di bidang Bima Sakti, meskipun zona tersebut sebenarnya cenderung 2° ke ekuator langit.[3]

Struktur rinci dari zona tersebut tidak beraturan, dengan lebar bervariasi antara 38° (menuju pusat galaksi) dan 12°, dengan beberapa daerah yang cukup transparan yang dikenal sebagai jendela galaksi.[3] Pita ini dinamai "Zona Penghindaran" karena galaksi tampak menghindari wilayah ini.[4]

Wilayah

Zona Penghindaran adalah wilayah langit yang tampak tanpa panjang gelombang optik. Mencakup sekitar 20% wilayah langit dan berpusat di sepanjang ekuator langit, ZOA berbentuk tidak beraturan, tingginya bervariasi di atas dan dibawah bidang galaksi dengan titik terlebar di pusat galaksi di rasi bintang Sagittarius.[5] Debu, gas, dan materi terkonsentrasi menghalangi cahaya dari objek yang lebih jauh, mengaburkannya.[6] Survei di bawah inframerah dan radio dari spektrum elektromagnetik telah menunjukkan bahwa banyak galaksi eksternal di luarnya. Konsentrasi massa yang dikenal sebagai Penarik Besar terletak di dalamnya.[2]

Pendeteksian

Zona Penghindaran sepenuhnya merupakan efek Galaksi Bima Sakti Lokal.[2] Zona Penghindaran telah menjadi tantangan bagi para pengamat dan ahli teori selama bertahun-tahun. Berbagai upaya telah dilakukan di sisi pengamatan untuk memetakan wilayah ini untuk lebih memahami arus lokalnya.[7]

Salah satunya adalah survei yang dilakukan oleh tim Arecibo L-Band Feed Array (ALFA). Survei tersebut memetakan distribusi galaksi dan struktur berskala besar melalui emisi galaksi 21 cm. Survei ZOA ini telah menemukan galaksi H I baru yang terletak tersembunyi di belakang Bima Sakti, dan juga memberikan pergeseran merah untuk galaksi yang sebagian dikaburkan yang diketahui pada panjang gelombang kain.[8] Survei yang serupa, yaitu 2MASS, juga berupaya untuk memetakan wilayah ini. Survei telah memasukkan beberapa galaksi yang ditemukan ke katalog 2MASS.[9]

Selain itu, struktur berskala besar seperti "Tembok Besar" juga tersembunyi di balik Zona Pengindaran ini, yaitu Tembok Kutub Selatan.[10]

Referensi

  1. ↑ "Definition of zone of avoidance | Dictionary.com". www.dictionary.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-29.
  2. 1 2 3 "Zone of avoidance | astronomy". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-29.
  3. 1 2 "zone of avoidance". Oxford Reference (dalam bahasa Inggris). doi:10.1093/oi/authority.20110803133528171. Diakses tanggal 2020-10-29.
  4. ↑ "High Energy Astrophysics Picture Of the Week". heasarc.gsfc.nasa.gov. Diakses tanggal 2020-10-29.
  5. ↑ "Zone Of Avoidance | COSMOS". astronomy.swin.edu.au. Diakses tanggal 2020-10-29.
  6. ↑ Siegel, Ethan. "This Is How Astronomers Solved The 'Zone Of Avoidance' Mystery". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-29.
  7. ↑ Sorce, Jenny G.; Colless, Matthew; Kraan-Korteweg, Renée C.; Gottlöber, Stefan (2017-07-18). "Predicting structures in the Zone of Avoidance". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 471 (3): 3087–3097. doi:10.1093/mnras/stx1800. ISSN 0035-8711.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  8. ↑ Springob, C. M.; Henning, P. A.; Catinella, B.; Day, F.; Minchin, R.; Momjian, E.; Koribalski, B.; Masters, K. L.; Muller, E. (2007-06). "The ALFA Zone of Avoidance Survey: Results from the Precursor Observations". Proceedings of the International Astronomical Union. 3 (S244): 383–384. doi:10.1017/s174392130701438x. ISSN 1743-9213.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  9. ↑ Schröder, A C; van Driel, W; Kraan-Korteweg, R C (2018-11-10). "A zone of avoidance catalogue of 2MASS bright galaxies – I. Sample description and analysis". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 482 (4): 5167–5189. doi:10.1093/mnras/sty3022. ISSN 0035-8711.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  10. ↑ Overbye, Dennis (2020-07-10). "Beyond the Milky Way, a Galactic Wall". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2020-10-29.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan