Kamis, 24 September 2026
18:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Zoar

Zoar

250px-Where_is_Zoara.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kemungkinan lokasi Zoar atau Zoara.

Zoar atau yang kemudian dikenal sebagai Zoara, adalah salah satu dari lima kota-negara di dataran sungai Yordan[1] dalam Kitab Kejadian, yang selamat dari "hujan belerang dan api" yang menghancurkan kota Sodom dan Gomora, karena menjadi tempat pelarian Lot dan kedua putrinya.[2] Ini disebut juga dalam catatan Flavius Yosefus;[3] Ptolemaios (V, xvi, 4); dan oleh Eusebius dan Santo Hieronimus/Jerome dalam Onomasticon.

Catatan Alkitab

Zoar, artinya "kecil" atau "tidak signifikan" dalam bahasa Ibrani (sebagai Lot menyebutnya), adalah satu kota di sebelah timur sungai Yordan di lembah Sidim, yang kemudian menjadi Laut Mati. Bersama-sama Sodom, Gomora, Adma, dan Zeboim, Zoar adalah salah satu dari 5 kota yang akan dihancurkan Allah, tetapi dibiarkan utuh karena permohonan Lot sebagai tempat pelariannya.[4]

  • Kejadian 13: Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. --Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. --[5]
  • Kejadian 14
    • bahwa raja-raja ini berperang melawan Bera, raja Sodom, Birsya, raja Gomora, Syinab, raja Adma, Syemeber, raja Zeboim dan raja negeri Bela, yakni negeri Zoar.[6]
    • Lalu keluarlah raja negeri Sodom, raja negeri Gomora, raja negeri Adma, raja negeri Zeboim dan raja negeri Bela, yakni negeri Zoar, dan mengatur barisan perangnya melawan mereka di lembah Sidim,[7]
  • Kejadian 19
    • Kejadian 19:22: Cepatlah, larilah ke sana, sebab aku tidak dapat berbuat apa-apa, sebelum engkau sampai ke sana." Itulah sebabnya nama kota itu disebut Zoar.
    • Kejadian 19:23: Matahari telah terbit menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar.
    • Kejadian 19:30: Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya.
  • Ulangan 34:3: Tanah Negeb dan lembah Yordan, lembah Yerikho, kota pohon kurma itu, sampai Zoar.
  • Yesaya 15:5: Aku berteriak s karena Moab 1, t pengungsi-pengungsi sudah sampai ke Zoar, ke Eglat-Selisia. Sungguh, orang mendaki pendakian Luhit sambil menangis; dan di jalan ke Horonaim w orang berteriak karena ditimpa bencana.
  • Yeremia 48
    • Yeremia 48:4: Moab telah hancur lebur! kedengaran orang berteriak sampai ke Zoar.
    • Yeremia 48:34: Hesybon dan Eleale meraung-raung; orang memperdengarkan suaranya sampai ke Yahas, dari Zoar sampai Horonaim dan Eglat-Selisia; sebab air sungai Nimrim juga menjadi ketandusan.

Rujukan kuno lain

Naskah Notitiae Dignitatum, 72, menempatkan Zoar, sebagai suatu markas tentara, pangkalan pasukan equites sagitarii indigenae; Stefanus dari Bizantium (De urbibus, s.v. Addana) mengatakan juga mengenai bentengnya, yang disebut dalam suatu suntingan Bizantin dari abad ke-5 (Revue biblique, 1909, 99); dekat kota yang menjadi tempat pelarian "Santo Lot". Hierocles (en:Synecdemus) dan George dari Siprus[8] both mention it.[9]

Pada peta Madaba, dari abad ke-6, digambarkan di tengah-tengah rumpunan pohon palem dengan nama Balac atau Segor (bentuk nama "Zoar" dalam Alkitab bahasa Yunani Septuaginta dari abad ke-3 SM), sekarang Zoara.[10]

Keuskupan

Zoara merupakan bagian dari bekas provinsi Romawi Palaestina Tertia.

Kemudian menjadi suatu bishopric dan termasuk dalam daftar tituler see pada Gereja Katolik Roma.[11]

Lihat pula

Referensi

  1. Kejadian 14:2–8
  2. Kejadian 19:22–30
  3. Yosefus. Antiquitates Iudaicae, XIII, xv, 4; Bellum Jud., IV, viii, 4
  4. Kejadian 19:20–23
  5. Kejadian 13:10
  6. Kejadian 14:2
  7. Kejadian 14:8
  8. Description of the Roman World
  9. Siméon Vailhé, "Zoara" in Catholic Encyclopedia (New York 1912)
  10. "The Madaba Mosaic Map, Balak also Segor, now Zoara". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-12-07. Diakses tanggal 2014-11-23.
  11. Annuario Pontificio 2013 (Libreria Editrice Vaticana, 2013, ISBN 978-88-209-9070-1), p. 1013

31°02′49″N 35°30′09″E / 31.04694°N 35.50250°E / 31.04694; 35.50250

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan