Selasa, 13 Oktober 2026
07:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Zinia putih

Zinia putih

spesies tumbuhan

Bagikan:
Zinia putih
250px-Zinnia_acerosa_flowers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Genus: Zinnia
Spesies:
Z. acerosa
Nama binomial
Zinnia acerosa
Sinonim[1]
  • Diplothrix acerosa DC.
  • Crassina acerosa (DC.) Kuntze

Zinia putih atau dikenal dengan nama ilmiah Zinnia acerosa adalah tumbuhan berbunga menahun yang berasal dari Amerika Serikat Barat Daya dan Utara Meksiko. Nama umum untuk tanaman ini antara lain zinia gurun, zinia liar dan zinia putih. Tanaman ini merupakan tanaman laskap populer di barat daya karena penggunaan air yang rendah dan periode mekar yang lama. Bunganya juga berfungsi sebagai sumber makanan untuk kupu-kupu di barat daya.

Di Amerika Serikat, zinia putih tumbuh di Arizona, Utah, New Mexico dan Texas.[2] Di Meksiko telah ditemukan di Sonora, Chihuahua, Coahuila, Durango, Nuevo León, Zacatecas dan San Luis Potosí.[3]

Zinia putih merupakan belukar kerdil dengan tinggi hingga 16 cm (6,4 inci). Daunnya sangat sempit, kadang-kadang berbentuk jarum dengan panjang hingga 2 cm (0.8 inci). Tanaman ini menghasilkan satu kepala bunga per batang.[3][4]

Referensi

Pranala luar

250px-Desert_Zinnia_about_1%27_tall.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanaman Zinnia acerosa tua dengan tinggi sekitar 1 kaki telah melewati periode mekar di Gurun Sonora. Banyak zinnia tua di gurun menghasilkan bentuk seram nan menarik seperti ini setelah setelah bertahun-tahun di padang gurun.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan