Rabu, 21 Oktober 2026
02:17 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Zinia putih

Zinia putih

spesies tumbuhan

Bagikan:
Zinia putih
250px-Zinnia_acerosa_flowers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Genus: Zinnia
Spesies:
Z. acerosa
Nama binomial
Zinnia acerosa
Sinonim[1]
  • Diplothrix acerosa DC.
  • Crassina acerosa (DC.) Kuntze

Zinia putih atau dikenal dengan nama ilmiah Zinnia acerosa adalah tumbuhan berbunga menahun yang berasal dari Amerika Serikat Barat Daya dan Utara Meksiko. Nama umum untuk tanaman ini antara lain zinia gurun, zinia liar dan zinia putih. Tanaman ini merupakan tanaman laskap populer di barat daya karena penggunaan air yang rendah dan periode mekar yang lama. Bunganya juga berfungsi sebagai sumber makanan untuk kupu-kupu di barat daya.

Di Amerika Serikat, zinia putih tumbuh di Arizona, Utah, New Mexico dan Texas.[2] Di Meksiko telah ditemukan di Sonora, Chihuahua, Coahuila, Durango, Nuevo León, Zacatecas dan San Luis Potosí.[3]

Zinia putih merupakan belukar kerdil dengan tinggi hingga 16 cm (6,4 inci). Daunnya sangat sempit, kadang-kadang berbentuk jarum dengan panjang hingga 2 cm (0.8 inci). Tanaman ini menghasilkan satu kepala bunga per batang.[3][4]

Referensi

Pranala luar

250px-Desert_Zinnia_about_1%27_tall.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanaman Zinnia acerosa tua dengan tinggi sekitar 1 kaki telah melewati periode mekar di Gurun Sonora. Banyak zinnia tua di gurun menghasilkan bentuk seram nan menarik seperti ini setelah setelah bertahun-tahun di padang gurun.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan