Minggu, 01 November 2026
14:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Zat organik

Bagikan:

Zat organik, materi organik, atau materi organik alami merujuk kepada sumber senyawa karbon melimpah yang ditemukan pada lingkungan alami maupun yang direkayasa, di darat dan di air. Zat organik adalah sebuah zat yang terdiri dari senyawa organik yang berasal dari feses (buangan) dan sisa-sisa (bangkai) organisme seperti tumbuhan dan hewan.[1] Molekul organik juga dapat dihasilkan dari reaksi kimiawi yang tidak meliputi kehidupan.[2] Struktur-struktur sederhana terbuat dari selulosa, tanin, kutin dan lignin, beserta dengan beragam jenis protein, lipid dan karbohidrat lainnya. Zat organik sangat penting dalam pergerakan nutrien di sebuah lingkungan, dan memainkan sebuah peran pada ketahanan air di permukaan Bumi.[3]

Referensi

  1. ↑ "Natural Organic Matter". GreenFacts. Diakses tanggal 2019-07-28.
  2. ↑ "NASA Goddard Instrument Makes First Detection of Organic Matter on Mars". NASA. 16 Desember 2014. Diakses tanggal 2019-07-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Sejian, Veerasamy; Gaughan, John; Baumgard, Lance; Prasad, Cadaba (31 Maret 2015). Climate Change Impact on Livestock: Adaptation and Mitigation. Springer. ISBN 978-81-322-2265-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan