Jumat, 16 Oktober 2026
20:18 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Zat biogenik

Zat biogenik

Bagikan:
250px-Petroleum_sample.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sampel petroleum

Zat biogenik adalah produk yang dibuat oleh atau dari bentuk kehidupan. Istilah ini mencakup konstituen, sekresi, dan metabolit tumbuhan atau hewan.[1] Dalam konteks biologi molekuler, zat biogenik disebut sebagai biomolekul.

Sejarah

Pada tahun 1930-an kimiawan Jerman Alfred E. Treibs pertama kali mendeteksi zat biogenik dalam minyak bumi sebagai bagian dari studinya tentang porfirin.[2] Berdasarkan penelitian ini, ada peningkatan pada tahun 1970-an dalam penyelidikan zat biogenik dalam batuan sedimen sebagai bagian dari studi geologi.[2]

Pada tahun 2008 diamati bahwa fenomena tumbuhan yang menyerap logam, seperti Au dan Ag dapat didorong di lingkungan laboratorium. Ini mengungkapkan potensi metalofit dan zat biogeniknya untuk digunakan dalam sintesis nanopartikel logam.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Francis R, Kumar DS (2016). Biomedical Applications of Polymeric Materials and Composites. John Wiley & Sons.
  2. 1 2 Albrecht P, Ourisson G (April 1971). "Biogenic substances in sediments and fossils". Angewandte Chemie. 10 (4): 209–25. doi:10.1002/anie.197102091. PMID 4996804.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Shukla R, Nune SK, Chanda N, Katti K, Mekapothula S, Kulkarni RR, et al. (September 2008). "Soybeans as a phytochemical reservoir for the production and stabilization of biocompatible gold nanoparticles". Small. 4 (9): 1425–36. doi:10.1002/smll.200800525. PMID 18642250.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan