Senin, 28 September 2026
21:06 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Zambiya

Zambīia
Raja Isin
Berkuasaskt. 1774 SM – 1772 SM
PendahuluEnlil-bāni
PenerusIter-piša

Zambīia, dza-am-bi-ia, skt. 1774 – 1772 SM (kronologi pendek) atau skt. 1836 – 1834 SM (kronologi tengah), merupakan raja kesebelas dari Dinasti Pertama Isin. Ia terkenal karena kekalahannya di tangan Sin-iqišam, raja Larsa.

Biografi

Menurut Daftar Raja Sumeria, Zambīia memerintah selama 3 tahun.[1] Ia adalah seorang kontemporer dari raja Sin-iqišam dari Larsa, yang nama kelima dan tahun terakhirnya merayakan kemenangannya atas Zambīia: "tahun tentara (tanah) Elam (dan Zambīia, (raja Isin,))/dikalahkan oleh senjata," menunjukkan sebuah konfederasi antara Isin dan Elam melawan Larsa. Kota Nibru sangat diperebutkan antara negara-negara kota. Jika Zambīia selamat dari pertempuran ini, mungkin ia akan menjadi kontemporer dengan penerus Sin-iqišam, Ṣilli-Adad dan Warad-Sin.[2]

Dedikasi nazar terhadap dewi Nanše atas nama Zambīia disalin dari sebuah prasasti dengan uang perunggu.[3]

Pranala luar

Prasasti

  1. ↑ Jöran Friberg (2007). A Remarkable Collection of Babylonian Mathematical Texts: Manuscripts in the Schøyen Collection: Cuneiform Texts. Springer. hlm. 231.
  2. ↑ Marten Stol (1976). Studies in Old Babylonian history. Nederlands Historisch-Archaeologisch Instituut te İstanbul. hlm. 15.
  3. ↑ Karen Radner, Eleanor Robson (2011). The Oxford Handbook of Cuneiform Culture. Oxford University Press. hlm. 569.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan