Zainuddin Labay El Yunusy | |
|---|---|
| Lahir | 1890 (1890) |
| Meninggal | Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Juni 10 Juli 1924(10 Juli 1924-06-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "juli" tidak dikenal. |
| Pekerjaan | Ulama |
| Dikenal karena | Pendiri Sumatra Thawalib dan Diniyah Putri |
| Pasangan menikah | Sawiyah dan Djaliah |
| Anak | Zuraida Zainuddin Tanius Mathran Hibatullah Zainuddin |
| Orang tua | Muhammad Yunus al-Khalidiyah (ayah) Rafi’ah (ibu) |
Zainuddin Labay El Yunusy (lahir di Kanagarian Bukit Surungan,[a] Padangpanjang, tahun 1890 - meninggal di Padang, 10 Juli 1924 pada umur sekitar 34 tahun) adalah seorang ulama reformis dari Minangkabau (Sumatera Barat). Ia bersama Haji Abdul Karim Amrullah merupakan tokoh penting pada awal pendirian sekolah atau perguruan Islam modern Sumatra Thawalib di Padangpanjang, Sumatera Barat pada masa penjajahan Belanda. Di samping menjadi pengajar di sekolah tersebut, Zainuddin juga mendirikan sekolah Islam, Diniyyah School,[3] sebelum beberapa tahun kemudian Diniyyah Puteri didirikan oleh adiknya, Rahmah El Yunusiyyah.[4]
Secara nasab, nenek moyang Zainuddin berasal dari Nagari Ampek Angkek, Kabupaten Agam. Secara genetis, Zainuddin berasal dari suku Sikumbang.[b]
Catatan Kaki
- 1 2 Nagari Bukit Surungan bukan merujuk pada Kel. Bukit Surungan sekarang, karena wilayah nagari ini mencakup wilayah yang sekarang terdiri dari beberapa kelurahan yakni Bukit Surungan (kelurahan), Pasar Usang, Kampung Manggis, Silaing Atas, dan Silaing Bawah. Ada pula yang menyebutkan bahwa wilayahnya juga mencakup Pasar Baru, tapi cukup diragukan karena tidak sesuai dengan larasgrens (perbatasan laras) yang diketahui tertera pada peta topografi wilayah Padang Panjang yang diterbitkan oleh Biro Topografi Pemerintah Kolonial Belanda di Batavia pada tahun 1893,[1] berhubung Bukit Surungan juga sebagai kubu pihak Kelarasan VI Koto.[2]
- ↑ Berhubung juga bersaudara dengan Rahmah El Yunusiyah, sehingga memiliki riwayat keluarga yang sama. Dalam buku "Seri Tokoh Islam: Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah" yang ditulis oleh Endi Aulia Garadian dan Tati Rohayati, disebutkan bahwa secara nasab, nenek moyang Rahmah berasal dari Nagari Ampek Angkek, Kabupaten Agam. Secara genetis, Rahmah berasal dari suku Sikumbang.[5]
Referensi
- ↑ Budi (06 Juni 2024). "Menelusuri Jejak Padang Panjang 130 Tahun Silam, Jejak Sejarah yang Penting Diketahui". Pasbana. Diakses pada tanggal 21 April 2025.
- ↑ Arsip Zainal Sutan Salim (yang diambil dari dalam arsip anggota Onderafdee Lingsraad Batipuh X Koto Padangpanjang), melalui —Ferry, Marefri (2011). "Asal Usul Kota Padang Panjang". Facebook. Diakses pada sekitar tahun 2017-2018.—
- ↑ Musri 2015, hlm. 1-2.
- ↑ Nasar & 4 Mei 2023.
- ↑ Garadian & Rohayati 2024, hlm. 8.
Daftar Pustaka
- Garadian, Endi Aulia dan Tati Rohayati (2024). Seri Tokoh Islam: Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah. Jakarta: Emir. ISBN 978-623-6698-33-4.
- Musri, Muhapril (2015). "Zainuddin Labay El-Yunusy: Akar-akar Historis Pembaruan Pendidikan Islam di Minangkabau Awal Abad XX". Padang: Imam Bonjol Press.
{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan|journal=Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) - Nasar, M. Fuad (4 Mei 2023). ""Mengenang Rahmah El Yunusiyyah, Penggerak Kesetaraaan Pendidikan Perempuan"". Kementerian Agama Republik Indonesia. Diakses tanggal Diakses pada tanggal 4 Oktober 2025.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|access-date= - https://www.academia.edu/34731176/Rekonstruksi_Pemikiran_Islam_Zainuddin_Labay_el-Yunusy Diarsipkan 2019-04-11 di Wayback Machine
- Zainuddin Labay el-Yunusi Perguruan Darul Funun el-Abbasiyah. Diakses 12 September 2013.
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |