Sabtu, 31 Oktober 2026
17:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Zahir bin Haram

Zahir bin Haram

Sahabat Nabi

Bagikan:
Zahir bin Haram
زاهر بن حرام
250px-Zaher_ibn_Haram_image.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penulisan nama Zahir bin Haram dalam bahasa Arab
Lahir
PekerjaanPedagang
AyahHaram al-Asyja'i

Zahir bin Haram (bahasa Arab:زاهر بن حرام) adalah seorang sahabat Muhammad dari kabilah Asyja' dalama Bani Aswaj. Ia memiliki tubuh yang pendek dengan wajah yang jelek. Zahir bin Haram dikenal sebagai sering memberi hadiah dan sering diajak bercanda oleh Muhammad. Setelah Muhammad meninggal, Zahir bin Haram pindah ke Kufah.

Nasab dan tempat tinggal

Zahir bin Haram berasal dari Bani Aswaj.[1] Ia merupakan seorang badui yang tergabung dalam kabilah Asyja'.[2] Zahir bin Haram tinggal di suatu perkampungan di gurun.[3]

Tampilan fisik dan kepribadian

Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Zahir bin Haram memiliki tubuh yang pendek.[4] Imam Ahmad meriwayatkan dalam hadis bahwa Zahir bin Haram memiliki wajah yang jelek.[5] Zahir bin Haram dikenal sebagai seorang yang memiliki kerendahan hati.[6]

Hubungan dengan Muhammad

Saling memberi hadiah

Zahir bin Haram merupakan seorang fakir miskin. Namun ia sering memberikan hadiah yang sederhana kepada Muhammad sebagai bentuk kecintaan atas Muhammad. Zahir bin Haram sering memberikan hadiah berupa minyak.[7] Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Muhammad sangat mengasihi Zahir bin Haram.[4] Muhammad akan membalas hadiah yang diberikan oleh Zahir bin Haram dengan memberinya barang untuk kebutuhan dalam perjalanan pulang ke tempat tinggalnya.[8]

Bercanda di Pasar Madinah

Imam Ahmad meriwayatkan sebuah candaan dari Muhammad kepada Zahir bin Haram. Muhammad memeluk Zahir bin Haram dan Zahir mengeratkan pelukan Muhammad. Setelah itu, keduanya tertawa.[9] Kejadian ini terjadi di Pasar Madinah setelah keduanya berdialog. Muhammad awalnya memeluk lalu bertanya siapa yang akan membeli budak bernama Zahir bin Haram. Zahir kemudian membalas dengan pernyataan bahwa dirinya tidak laku untuk dijual. Muhammad pun menyatakan bahwa di sisi Allah, Zahir berharga mahal.[10]

Akhir hubungan

Setelah meninggalnya Muhammad, Zahir bin Haram pindah ke Kufah.[11][12]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Handayani, Arifah (2022). Memaafkan yang Tak Termaafkan. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo. hlm. 68. ISBN 978-623-00-2963-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Bagus M.B., Dwi (Mei 2006). Nabi Aja Becanda!: Humor Rasulullah dan Orang-Orang Saleh. Mizan Pustaka. hlm. 74.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Heliana, Lia (2016). Rasulullah My Soulmate. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo. hlm. 177. ISBN 978-602-02-8846-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. 1 2 Al-Mishri, Mahmud (2011). Yasir, Muhammad (ed.). Semua Ada Saatnya: Seni Menikmati Hidup Lebih Seimbang. Diterjemahkan oleh Somad, Abdul. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 5. ISBN 978-979-592-779-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Tharsyah, Adnan (2006). Kurniawan, Harlis (ed.). Yang Disenangi Nabi saw. dan Yang Tak Disukai [Maadza Yuhibbu an Nabi Muhammad saw, wa Maadza Yukrihu?]. Diterjemahkan oleh Dimyathi, Nur Faizah. Gema Insani. hlm. 315. ISBN 979-56-0113-X.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Al-Suwaidan, Tareq (Juli 2024). Secrets of Prophetic Leadership: Prophetic Preparation of Future Leaders (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Majanni, Malaz. الابداع الفكري. hlm. 62.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Taufik, Hidayatul (2024). Recharge!: Mengisi Jiwa untuk Bahagia. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo. hlm. 109. ISBN 978-623-00-5751-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Miqo, Bang. Mengenal Sang Kekasih: Lebih Dekat Lagi dengan Sang Nabi. 2016: Penerbit PT Elex Media Komputindo. hlm. 167. ISBN 978-602-02-86082.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ Hefni, Azizah (2015). Malik, AH. Zain (ed.). Sedikit Tertawa, Banyak Menangis. Yogyakarta: Safirah. hlm. 166. ISBN 978-602-296-144-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Purwana, Krisna (Oktober 2009). Akhirnya Tertawa Juga. Jakarta Selatan: Penerbit Hikmah. hlm. xi. ISBN 978-979-3714-16-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "إسلام ويب - المعجم الكبير - باب الزاي - من اسمه زاهر - زاهر بن حرام- الجزء رقم5" [Al-Mu'jam al-Kabir – Zahir bin Haram]. Diarsipkan dari asli tanggal 12 November 2020. Diakses tanggal 2021-09-19.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Ibnu Abdil Barr (1992), الاستيعاب في معرفة الأصحاب (dalam bahasa Arab), vol. 2 (Edisi 1), Beirut: dār al-ǧīl llṭbʿ wālnšr wāltūzīʿ, hlm. 509, OCLC 4769991634, Wikidata Q116749659 – via Maktabah Syamilah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan