Sabtu, 10 Oktober 2026
16:47 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Zaanaim

Bagikan:

Zaanaim, Zaanannim atau Bezaanaim adalah nama tempat yang digunakan untuk satu atau dua lokasi dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1] Menurut Serge Frolov (2013), lokasinya "tidak dapat ditentukan dengan tingkat kepastian apapun." [2]

Etimologi

Zaanaim berarti "pengembaraan", "bongkar tenda", lokasi itu mungkin disebut demikian dari fakta para perantau yang berkemah di antara kota-kota dan desa-desa di daerah itu.[3]

Catatan Alkitab

Menurut Yosua 19:33, perbatasan dari suku Naftali melewati oleh "pohon tarbantin di Zaanannim" (Versi Revisi).

Menurut Hakim-hakim 4:11, Heber orang Keni "memasang kemahnya sampai ke pohon tarbantin di Zaanaim yang dekat Kedesh", di mana kemudian, Yael, istrinya, membunuh Sisera.[4] Alkitab Versi Raja James berbunyi "plain" ("dataran"). Menurut Cheyne dan Black, alternatif yang dapat diterima untuk bacaan "ek" dalam ayat-ayat ini adalah "tarbantin".[5]

Identifikasi

Frasa "di Zaanannim" di atas, dalam teks Ibrani berbunyi bṣʿnnym. Namun, disarankan oleh beberapa orang bahwa, mengikuti Septuaginta[6] dan Talmud, huruf "b", yang dalam bahasa Ibrani berarti "di" harus diambil sebagai bagian dari kata-kata berikutnya, sehingga frasa itu berbunyi "kepada ek di Bitzanaim," sebuah tempat yang telah diidentifikasi dengan reruntuhan "Bessum", sekitar setengah jalan antara Tiberias dan Gunung Tabor.

Referensi

  1. ↑ David Noel Freedman; Allen C. Myers (31 Desember 2000). Eerdmans Dictionary of the Bible. Amsterdam University Press. hlm. 1405. ISBN 978-90-5356-503-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Serge Frolov (22 Mei 2013). Judges. Wm. B. Eerdmans Publishing. hlm. 138. ISBN 978-0-8028-2967-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ellicott, Charles John, ed. (1883). An Old Testament Commentary for English Readers: Deuteronomy, Joshua, Judges, Ruth, Samuel. Cassell, Petter, Galpin & Co. hlm. 192.
  4. ↑ Hakim–hakim 4:17–22
  5. ↑ Thomas Kelly Cheyne; John Sutherland Black (1903). Encyclopædia biblica: a critical dictionary of the literary, political and religious history, the archæology, geography, and natural history of the Bible. Volume 4, Q-Z. A. and C. Black. hlm. 5369.
  6. ↑ Untuk bacaan Septuaginta (Besemiin atau Besenanim), lihat New English Translation of the Septuagint pada Joshua (Iesous) 19:33 .
Artikel ini menggunakan sebagian teks dari Kamus Alkitab Easton, sebuah buku ranah publik, aslinya diterbitkan pada 1897.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan