Rabu, 23 September 2026
23:46 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Yum cha

Yum cha

Yum cha

330px-Yumcha_Dining.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Jam yum cha di Balai Kota Hong Kong
Hanzi tradisional: 飲茶
Hanzi sederhana: 饮茶
Makna harfiah: minum teh
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: yǐn chá
Min Nan
- Romanisasi POJ: ím-tê
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: yám chà
- Jyutping: jam2 caa4
250px-Lung_Mun_restaurant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lung Mun, sebuah restoran gaya lama di Wan Chai, Hong Kong, yang telah ditutup dan dihancurkan.

Yum cha (Hanzi sederhana:饮茶; Hanzi tradisional:飲茶; Pinyin:yǐn chá[1]; Jyutping:jam2 caa4; Yale (Bahasa Kanton):yám chà; artinya "minum teh") adalah tradisi sarapan siang Kanton yang melibatkan teh Tionghoa dan dim sum. Praktik tersebut populer di wilayah pemakai bahasa Kanton, yang meliputi Guangdong, Guangxi, Hong Kong, dan Makau. Tradisi tersebut juga dibawa ke wilayah lain di seluruh belahan dunia di mana terdapat komunitas Tionghoa perantauan.

Catatan

  1. "饮茶 - Entry in Chinese dictionary". Yellow Bridge. Yellow Bridge. Diakses tanggal 5 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi dan bacaan tambahan

  • Everything You Want to Know about Chinese Cooking by Pearl Kong Chen, Tien Chi Chen, and Rose Tseng. Woodbury, New York: Barron's, 1983.
  • How to Cook and Eat in Chinese by Buwei Yang Chao. New York: The John Day Company, 1945.
  • Dim Sum: The Delicious Secrets of Home-Cooked Chinese Tea Lunch by Rhoda Yee. San Francisco: Taylor & Ng, 1977.
  • Classic Deem Sum by Henry Chan, Yukiko, and Bob Haydock. New York: Holt, Rinehart, and Winston, 1985.
  • Chinese Dessert, Dim Sum and Snack Cookbook edited by Wonona Chong. New York: Sterling, 1986.
  • Tiny Delights: Companion to the TV series by Elizabeth Chong. Melbourne: Forte Communications, 2002.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan