Minggu, 04 Oktober 2026
11:00 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Yudanegara II

Bupati/Adipati Banyumas ke-7 yang memerintah selama 38 tahun sejak 1707 hingga tahun 1745

Bagikan:
Yudanegara II
Bupati Banyumas ke-9
Penguasa monarkiPakubuwana I (1704 - 1719)
Amangkurat IV (1719 - 1727)
Pakubuwana II (1727 - 1745)
PendahuluSuradipura
PenggantiReksa Praja

Raden Tumenggung Yudanegara II merupakan bupati/adipati Banyumas ke-7 yang memerintah selama 38 tahun sejak 1707 hingga tahun 1745.[1] Ketika menjabat bupati Banyumas, Tumenggung Yudanegara II mengalami masa pemerintahan tiga raja Mataram Islam, yaitu Pakubuwana I (1704 - 1719), Amangkurat IV (1719 - 1727), dan Pakubuwana II (1727 - 1745).[2]

Pada masa pemerintahannya, pusat pemerintahan dipindah dari Kejawar[2] ke Geger Duren, sebuah lembah yang diapit dua gunung yang berada sebelah timur Dusun Menganti (Banyumas sekarang ini).[3] Di tempat yang baru, ia mendirikan Pendhapa Si Panji[3] untuk bertemu dengan masyarakatnya dan juga sebuah ruangan paringgitan untuk menempatkan dan memainkan gamelan. Sebelah selatan kota Banyumas yang merupakan lembah sungai Serayu terdapat sebuah rawa bernama Rawa Tembelang yang lumayan luas dan pada tahun pertama menjabat bupati telah memerintahkan untuk membangun sebuah sungai buatan “Gawe” untuk mengeringkan dan dijadikan area persawahan.[4]

Kematian

Setelah Geger Pacina, Pakubuwana II terhasut patih kraton yang mengatakan bahwa Yudanegara II meninggalkan Ngabehi Mangunyuda (bupati Banjarnegara) ketika keduanya terjebak dalam pertempuran di Loji VOC yang menyebabkan tewasnya Ngabehi Mangunyuda. Patih kraton itu sebenarnya adalah antek VOC yang mengetahui bahwa Yudanegara II anti-VOC.

Akibatnya Pakubuwana II marah besar dan menjatuhkan hukuman mati kepada Yudanegara II. Panji Gandasubrata (Bagus Kunthing), putra Yudanegara II yang tinggal di Keraton Surakarta bersama neneknya, diam-diam mengirim utusan kepada ayahnya untuk memberi kabar. Adipati Yudanegara II pun terkejut dan sangat kecewa sampai meninggal mendadak di hadapan pejabat Kadipaten Banyumas yang tengah menghadap di Pendhapa Si Panji.[2] Dari tempat ia meninggal, ia mendapatkan nama anumerta Tumenggung Seda Pendhapa.[5]

Ia dimakamkan di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, berjarak 3,3 km dari Alun-alun Kota Banyumas arah ke barat sejajar dengan aliran Kali Serayu, atau 5 km dari Makam Nyai Mranggi. Makamnya persis di sebelah kiri Jalan Pasarehan.[2]

Referensi

Jabatan politik
Didahului oleh:
Suradipura
Adipati Banyumas
1707-1745
Diteruskan oleh:
Reksa Praja
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan