Kamis, 22 Oktober 2026
19:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Yoko Tawada

Yoko Tawada

Bagikan:
Penulis Jepang Yōko Tawada, di Erlanger Poetenfest, 2014.
Penulis Jepang Yōko Tawada, di Erlanger Poetenfest, 2014.

Yōko Tawada adalah seorang penulis yang lahir di Tokyo pada 23 Maret 1960. Sejak 1982 ia telah tinggal di Jerman. Sebagai penulis, buku-buku karya Tawada telah dikenal luas di Jepang dan Jerman serta telah memenangkan sejumlah penghargaan. Penghargaan tersebut di antaranya adalah Akutagawa Prize, Adalbert-von-Chamisso Prize, Goethe-Medal dan Kleist Prize. Pada 2018 ia memenangkan penghargaan National Book Award for Translated Literature untuk karyanya yang berjudul The Emissary.[1]

Karier

Tawada memulai karier sebagai penulis pada 1987 dengan terbitnya sebuah karya miliknya yang berjudul Nur da wo du bist da ist nichts—Anata no iru tokoro dake nani mo nai (Nothing Only Where You Are). Karya tersebut merupakan kumpulan puisi yang dipublikasikan dalam edisi dwibahasa, yakni Jerman dan Jepang. Karya novelet pertamanya yang berjudul Kakato o nakushite (Missing Heels) mendapat penghargaan Gunzo Prize for New Writers pada 1991.[2]

Referensi

  1. ↑ "Yoko Tawada: 'Language is a Living Thing'". Literary Hub (dalam bahasa American English). 2020-04-01. Diakses tanggal 2021-03-11.
  2. ↑ Bettina, Brandt (2006). Women in German yearbook : feminist studies in German literature & culture. Vol. 21. Marjorie Gelus, Helga Kraft. Lincoln, Neb.: University of Nebraska Press. ISBN 0-8032-4826-1. OCLC 62714616.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan