Senin, 28 September 2026
06:14 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Yixuan

Yixuan

Pangeran Dinasti Qing (1840-1891)

Yixuan
Pangeran Ketujuh (Qī Wángyé)
1stPrinceChun2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Yixuan, Pangeran Chun
Pangeran Chun dari Tingkat Pertama
(Chún Qīnwáng)
Berkuasa1872 - 1 Januari 1891
PenerusZaifeng
LahirAisin-Gioro Yixuan
16 Oktober 1840
Meninggal1 Januari 1891
AyahKaisar Daoguang
IbuSelir Mulia Lin
PasanganYehe-Nara Wanzhen, istri utama
Pasangan kedua
Nyonya Yanja
Liugiya Cuiyan
Nyonya Ligiya
Nama anumerta
Pangeran Chun Xian dari Peringkat Pertama
(Chún Xián Qīnwáng)
WangsaAisin Gioro

Pangeran Chun (Hanzi:醇贤亲王; Hanzi tradisional: 醇賢親王; Hanzi:Chún Xián Qīn Wáng) (16 Oktober 1840 – 1 Januari 1891), dikenal sebagai Pangeran Ketujuh (七王爷/七王爺), lahir dengan nama Yixuan (Hanzi:奕譞; Wade-Giles: I-hsüan), berasal dari klan Aisin-Gioro Manchu.

Keluarga

Ia adalah putra ketujuh Kaisar Daoguang (1782-1850). Ibunya adalah Selir Mulia Lin. (Hanzi:琳貴妃), dalam Bahasa Inggris "Noble Consort Lin" . Ibunya termasuk selir kekaisaran peringkat tinggi. Selir Mulia Lin (1822-1866) berasal dari Klan Uya.

Istri utama Yixuan adalah Yehe-Nara Wanzhen. Dia saudara perempuan Ibu Suri Cixi. Yehe-Nara Wanzhen melahirkan Zaitian, yang diangkat menjadi Kaisar Dinasti Qing setelah Kaisar Tongzhi wafat tanpa penerus. Zaitian naik tahta dengan gelar Kaisar Guangxu.

Yixuan juga memilih beberapa wanita sebagai istri pendamping. Salah satunya Liugiya Cuiyan, ibu dari Zaifeng, putranya yang menjadi pemegang gelar Pangeran Chun selanjutnya.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan