Rabu, 23 September 2026
06:43 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Yehohanan

Yehohanan

250px-Hombre_de_Giv%27at_ha-Mivtar..jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penyaliban Yehohanan.

Yehohanan (Jehohanan) adalah nama seseorang yang pernah hidup pada abad pertama M, yang bekas-bekas mayatnya diketemukan dalam suatu ossuary dan kematiannya jelas disebabkan karena penyaliban. Ossuary itu diketemukan pada tahun 1968 ketika para kontraktor bangunan yang bekerja di Giv'at ha-Mivtar, suatu pemukiman Yahudi di bagian utara Yerusalem Timur, tidak sengaja membuka suatu makam Yahudi kuno.[1] Kotak mayat dari batu atau ossuary Yahudi itu memuat tulisan bahasa Ibrani "Yehohanan ben Ha-galgula" (dapat pula dibaca "Yohanan ben Ha-galgol" atau "Hagkol"). Dari observasi antropologis awal pada tahun 1970 di Hebrew University, Nicu Haas menyimpulkan bahwa Yehohanan disalibkan dengan lengannya terentang dengan ujung lengan dipaku, menguatkan cara penyaliban menggunakan dua bilah kayu sebagaimana salib Kristen.[2] Namun, pada tahun 1985 didapati ada sejumlah kesalahan observasi sehingga dilakukan perbaikan.[3][4]

Observasi antropologi

Observasi awal, Haas, 1970

Dalam artikelnya "Anthropological Observations on the Skeletal Remains from Giv'at ha-Mivtar" yang diterbitkan dalam "Israel Exploration Journal" pada tahun 1970, Nicu Haas dari Department of Anatomy pada Hebrew University, menulis mengenai bekas-bekas mayat orang yang disalibkan Haas tidak dapat meneliti lebih lanjut karena alasan kesehatan. Kesimpulannya diterima luas meskipun beberapa kesalahan observasi kemudian ditemukan oleh Joseph Zias dan Dr. Eliezer Sekeles pada Hebrew University - Hadassah Medical School dalam reappraisal ("pemeriksaan ulang") pada tahun 1985.[3][4]

Reappraisal, Zias & Sekeles, 1985

Pada tahun 1985, Joe Zias, kurator Israel Department of Antiquities and Museums, dan Dr. Eliezer Sekeles, dari Hadassah Medical Center, meneliti ulang mayat tersebut. Mereka menemukan kesalahan-kesalahan observasi yang dilakukan oleh Haas:

Paku itu lebih pendek dari yang dilaporkan oleh Haas sehingga tidak cukup panjang untuk menembus dua tulang tumit kaki dan kayu salib. Potongan-potongan tulang telah keliru diidentifikasi. Tidak ada tulang dari tumit kedua; paku itu ditancapkan pada satu tumit saja. Sejumlah pecahan tulang berasal dari orang lain.[5]

Israel Exploration Journal, Vol. 35, 1985

Zias dan Sekeles juga menyatakan adanya keratan pada salah satu lengan yang "bukan merupakan bukti meyakinkan" untuk luka paku.

Lihat pula

Referensi

  1. Tzaferis, V. 1970 Jewish Tombs at and near Giv'at ha-Mivtar. Israel Exploration Journal Vol.20 pp. 18-32.
  2. Joe Zias, Crucifixion in Antiquity - The Evidence
  3. 1 2 "Crucifixion – The Archaeological Evidence," Biblical Archaeology Review, Vol. 11 (1985), pp. 44-53
  4. 1 2 Fitzmyer, Yadin, "Epigraphy and Crucifixion," Israel Exploration Journal, Vol. 23(1973), pp. 494-498.
  5. Zias and Sekeles, "The Crucified Man from Giv'at ha-Mitvar: A Reappraisal," Israel Exploration Journal, Vol. 35 (1985), pp. 22-27;
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan