Minggu, 01 November 2026
04:59 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Yarrow Mamout

Yarrow Mamout

Enterpreneur dan pemilik properti dari Amerika

Bagikan:

Yarrow mamout nama lain Mahmoud (Muhammad) Yaro atau Mamadao Yarrow (lahir 1736-1823) adalah mantan budak muslim yang dibebaskan, usahawan, pemilik properti di Georgetown dan investor Columbia bank Amerika.[1][2][3]

250px-Portrait_of_Yarrow_Mamout_%28Muhammad_Yaro%29%2C_1819._Charles_Willson_Peale.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Yarrow Mamout karya Charles Wilson Peale

Yarrow diculik dan dibawa menyeberangi Atlantik sebagai budak ke Annapolis Amerika Serikat ketika ia berusia 16 tahun dari wilayah yang saat ini disebut Guinea, Afrika Barat pada tahun 1752. Ia seorang Fullani (Fulbe) yang dapat membaca dan menulis dalam bahasa Arab. Yarrow yang di percaya oleh sejarawan berasal dari keluarga muslim kaya. Ia bekerja pada keluarga Samuel Beall yang memiliki perkebunan di Takoma Park. Empat puluh empat tahun kemudian, pada usia 60 tahun, setelah bertahun-tahun menyimpan uang, pada tahun 1796, Yarrow yang dikenal sebagai sosok positif dan pekerja keras membeli kebebasannya. Tahun-tahun berikutnya, Yarrow bekerja serabutan dan menghasilkan cukup uang untuk membeli 3324 Dent Place NW pada awal 1800-an.

Yarrow yang dikenal sebagai perenang terbaik di sungai Patomac merupakan seorang ahli keuangan dan menjadi pemodal untuk pedagang dan ia juga memiliki saham di Columbia Bank of Georgetown. Yarrow dicatat memiliki ketenangan & perilaku ceria ia sering terlihat & terdengar di jalan menyanyikan lagu pujian kepada Allah dan Ia mengatakan manusia tidak baik kecuali agamanya berasal dari hati. Pencapaian dan popularitasnya membuat seniman James Alexander Simpson dan Charles Wilson Peale yang di antaranya melukis potret diri presiden pertama Amerika Serikat tertarik untuk melukis potret dirinya. Saat ini potret dirinya berada di antara Presiden dan Jenderal di National Gallery Amerika Serikat.[1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12]

Referensi

  1. 1 2 http://www.aramcoworld.com/en-US/Articles/July-2016/Yarrow-Mamout-Freedman
  2. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-04-02. Diakses tanggal 2018-04-07.
  3. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-08. Diakses tanggal 2018-04-07.
  4. ↑ http://www.thehoya.com/story-strength-life-yarrow-mamout/
  5. ↑ https://religioninamerica.org/rahp_objects/portrait-of-yarrow-mamout-an-early-american-muslim/
  6. ↑ https://www.fordhampress.com/9780823239511/from-slave-ship-to-harvard/
  7. ↑ http://www.blackpast.org/perspectives/american-familys-multigenerational-rise-slavery-harvard-university
  8. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-08. Diakses tanggal 2018-04-07.
  9. ↑ https://www.washingtonpost.com/opinions/yarrow-mamout-the-slave-who-became-a-georgetown-financier/2015/02/13/06710a98-b30b-11e4-827f-93f454140e2b_story.html?utm_term=.b0af5346b277
  10. ↑ http://wisconsinmuslimjournal.org/muslim-slaves-in-america-yarrow-mamout/
  11. ↑ https://www.washingtonpost.com/local/the-search-for-yarrow-mamout/2012/12/26/aba8ae7e-3d7b-11e2-bca3-aadc9b7e29c5_story.html?utm_term=.24651d513112
  12. ↑ https://www.washingtonpost.com/news/arts-and-entertainment/wp/2016/08/11/yarrow-mamout-a-freed-muslim-slave-takes-his-place-among-presidents-and-generals-at-national-portrait-gallery/?utm_term=.bbed51cf7e2c
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Yarrow Mamout.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan