Sabtu, 31 Oktober 2026
00:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Yann LeCun

Yann LeCun

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Yann LeCun" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Infobox orangYann LeCun
330px-Yann_LeCun_-_2025_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(2025) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran8 Juli 1959 Suntingan nilai di Wikidata (67 tahun)
Soisy-sous-Montmorency Suntingan nilai di Wikidata
Chief artificial intelligence officer Meta
9 Desember 2013 – 19 November 2025 – Alexandr Wang → Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaAteisme Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanUniversité Pierre-et-Marie-Curie - diplôme d'études approfondies (en) Terjemahkan, Doktorat (1983–1987)
Universitas Toronto - Peneliti pascadoktoral
ESIEE Paris (en) Terjemahkan - diplôme d'ingénieur
Sorbonne Université Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Penasihat doktoralMaurice Milgram (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SpesialisasiIlmu komputer, pemelajaran dalam dan AI Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaaninsinyur perangkat lunak,profesor,peneliti kecerdasan buatan,insinyur elektro,ilmuwan komputer Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diMeta (2013–)
Universitas New York (2003–)
Collège de France
Bell Labs
New York University Tandon School of Engineering (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Murid doktoralRaia Hadsell (en) Terjemahkan, Koray Kavukçuoğlu, Marc'Aurelio Ranzato (en) Terjemahkan, Levent Sagun, Y-Lan Boureau, Piotr Wojciech Mirowski, Koray Kavukçuoğlu dan Wojciech Zaremba Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahIsabelle Le Cun Suntingan nilai di Wikidata
Situs webyann.lecun.com Suntingan nilai di Wikidata
Facebook: yann.lecun X: ylecun LinkedIn: yann-lecun-0b999 TED: yann_lecun Modifica els identificadors a Wikidata

Yann André LeCun adalah seorang ilmuwan komputer dan peneliti kecerdasan buatan (AI) terkemuka, yang dikenal luas karena karyanya yang revolusioner di bidang deep learning. Ia lahir pada tanggal 8 Juli 1960 di Soissons, Prancis.

Minat Yann LeCun terhadap matematika dan ilmu pengetahuan muncul sejak usia muda. Ia sangat berprestasi dalam studinya dan berhasil meraih gelar sarjana dalam Matematika Terapan dari Université Pierre et Marie Curie di Paris. LeCun melanjutkan pendidikannya di universitas yang sama, dan berhasil mendapatkan gelar PhD dalam Ilmu Komputer pada tahun 1987.

Selama penelitiannya sebagai mahasiswa doktoral, LeCun memberikan kontribusi penting dalam bidang penglihatan komputer. Ia mengembangkan algoritma yang disebut Convolutional Neural Networks (CNN), yang merevolusi pengenalan dan analisis gambar. CNN terbukti sangat efektif dalam secara otomatis mengenali dan mengklasifikasikan pola pada data visual, meniru proses-proses sistem visual manusia.

Setelah menyelesaikan gelar PhD-nya, LeCun pindah ke Amerika Serikat dan bergabung dengan fakultas Departemen Ilmu Komputer di University of Toronto. Karyanya tentang jaringan saraf dan pembelajaran mesin mendapat perhatian luas dan membuatnya dikenal secara internasional.

Pada tahun 2003, LeCun memulai babak baru dalam kariernya dengan menjadi profesor Ilmu Komputer di Universitas New York (NYU). Ia juga menjadi direktur pendiri NYU Center for Data Science, sebuah institut riset interdisipliner yang terkenal dalam analisis data dan AI. LeCun berperan penting dalam menjadikan NYU sebagai lembaga terkemuka dalam bidang AI dan deep learning.

Salah satu pencapaian paling terkenal LeCun adalah ketika ia bergabung dengan Facebook pada tahun 2013 sebagai Direktur Penelitian AI (FAIR). Di Facebook, ia memimpin banyak proyek yang bertujuan untuk memajukan perkembangan AI, terutama dalam bidang deep learning dan aplikasinya. Di bawah kepemimpinan LeCun, FAIR mencapai kemajuan signifikan dalam bidang-bidang seperti pemrosesan bahasa alami, penglihatan komputer, dan pengenalan ucapan.

Kontribusi LeCun dalam bidang AI dan deep learning telah diakui secara luas. Ia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Penghargaan Turing pada tahun 2018, yang sering disebut sebagai "Nobel Komputasi," atas kontribusinya yang mendasar dalam pengembangan deep learning dan convolutional neural networks.

Selain penelitiannya, LeCun dikenal karena komitmennya dalam berbagi pengetahuan dan memfasilitasi kolaborasi di antara komunitas AI. Ia telah membimbing dan memengaruhi banyak mahasiswa dan peneliti yang kemudian mencetak prestasi di bidang ini.

Yann LeCun terus menjadi peneliti aktif, pendidik, dan pendukung pengembangan AI yang bertanggung jawab. Karyanya telah memberikan dampak transformasional dalam berbagai industri, mulai dari sektor kesehatan hingga kendaraan otonom, dan telah membuka jalan bagi kemajuan pesat teknologi AI di seluruh dunia.

KabarUp2Date.com (22 Mei 2023) Biografi Yann André LeCun

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan