Senin, 21 September 2026
07:50 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Yan Zhitui

Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Yan.

Yan Zhitui (Hanzi:顏之推; Pinyin:Yán Zhītuī; Wade–Giles:Yen2 Chih1-T'ui1, 531–591) adalah seorang sarjana, kaligrafer, pelukis, musisi, dan pejabat pemerintahan Tiongkok yang menjabat dalam empat negara Tiongkok yang berbeda pada akhir masa Dinasti-Dinasti Selatan dan Utara: Dinasti Liang di selatan China, dinasti Qi Utara dan Zhou Utara di utara China, dan negara penerus mereka yang menyatukan kembali China, Dinasti Sui. Yan Zhitui adalah pendukung dari agama Buddha di China meskipun dikritik oleh beberapa murid Konghucu-nya. Yan juga merupakan orang pertama dalam sejarah yang disebutkan menggunakan tisu toilet.[1]

Latar belakang keluarga

Leluhur Yan Zhitui berasal dari Linyi di Provinsi Shandong pada masa sekarang. Setelah kejatuhan ibu kota Dinasti Jin Chang'an, keluarga Yan berpindah ke selatan Sungai Yangtze pada tahun 317. Di ibu kota Jin Timur yang baru Jiankang (sekarang Nanjing) keluarga Yan menjadi salah satu keluarga elit yang paling berpengaruh. Keluarga Yan terdiri dari beberapa pejabat yang menjabat pada pemerintahan Dinasti Jin Timur dan meneruskan Dinasti Liang di selatan China.

Catatan

  1. Needham, Science and Civilization, 123.

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan