Minggu, 27 September 2026
09:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Xyston

Xyston

Alexander_xyston.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Aleksander Agung memegang xyston, penggambaran pada Mosaik Aleksander.

Xyston (bahasa Yunani Kuno:ξυστόν "tombak, lembing; tongkat runcing, galah") adalah sejenis tombak tusuk yang digunakan di Yunani kuno. Ukurannya sekitar 35–425 meter (115–1.394 ft) dan kemungkinan dipegang oleh prajurit berkuda menggunakan kedua tangan, meskipun penggambaran xyston Aleksander Agung pada Mosaik Aleksander di Pompeii, menunjukkan bahwa tombak ini juga dapat dipegang dengan satu tangan. Senjata ini memiliki gagang kayu tradisional dan ujung belati dengan pangkal berduri, menjadikannya tombak berbilah dua. Fungsi yang mungkin dari ujung yang kedua adalah untuk menyeimbangkan berat tombak sekaligus sebagai senjata cadangan jika xyston patah. Xyston biasanya disebutkan dalam konteks dengan hetairoi (ἑταῖροι), pasukan kavaleri Makedonia kuno. Setelah kematian Aleksander, hetairoi diganti namanya menjadi xystophoroi (ξυστοφόροι, "pembawa tombak") karena mereka menggunakan tombak xyston. Dalam karyanya yang berbahasa Yunani, Bellum Judaicum, sejarawan Yahudi Flavius Josephus menggunakan istilah xyston untuk menggambarkan tombak lempar milik pasukan Romawi, pilum.

Referensi

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan