Kamis, 29 Oktober 2026
11:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Xiao Zhe Yi

Xiao Zhe Yi

Bagikan:

Permaisuri Xiao Zhe Yi (25 Juli 1854 – 27 Maret 1875), juga dikenal sebagai Permaisuri Jiashun, merupakan permaisuri Kaisar Tongzhi dari Dinasti Qing.

Permaisuri Xiao Zhe Yi
Permaisuri Jiashun
250px-%E3%80%8A%E5%AD%9D%E5%93%B2%E6%AF%85%E7%9A%87%E5%90%8E%E6%9C%9D%E6%9C%8D%E5%83%8F%E3%80%8B.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Permaisuri Dinasti Qing
Berkuasa15 Oktober 1872 - 12 Januari 1875
PendahuluPermaisuri Xiao Zhen Xian
PenerusPermaisuri Xiao Ding Jing
Lahir25 Juli 1854
Meninggal27 Maret 1875
Istana Chuxiu, Kota Terlarang
AyahChongqi
IbuNyonya Aisin-Gioro
PasanganKaisar Tongzhi
Nama anumerta
Permaisuri Xiaozhe Jiashun Sushen Xianming Gongduan Xiantian Zhangsheng Yi
WangsaArute (kelahiran)
Aisin-Gioro (pernikahan)

Keluarga

Permaisuri Xiao Zhe Yi berasal dari Klan Alute (阿魯特), di bawah Panji Biru Berbatasan Manchu. Nama lahirnya adalah Buyan (宝音, Mongolian: Буян).

Ayahnya, Coci (崇綺) merupakan kandidat teratas dalam ujian kekaisaran tahun 1865, juga merupakan satu-satunya kandidat leluhur Mongolia dalam sejarah Dinasti Qing. Coci merupakan pengajar (侍講) di Akademi Hanlin dan juga menjabat sebagai Menteri Pendapatan Negara.

Ibunya berasal dari Klan Aisin Gioro. Kakeknya adalah Duanhua, Pangeran Zheng. Duanhua merupakan anggota keluarga kekaisaran Dinasti Qing. Neneknya adalah bibi dari Ibu Suri Ci'an. Boleh dibilang dia merupakan keponakan jauh dari Ibu Suri Ci'an.

Alute dididik oleh ayahnya sejak kecil dan menunjukkan kecerdasan dan potensi baik sejak kanak-kanak. Dia mampu membaca sepuluh baris kalimat dalam sekali lirik. Dia juga tertarik dan berbakat dalam puisi, sastra, musik, dan seni. Di bawah didikan sang ayah, Putri Alute belajar menulis dengan kedua tangan bersamaan. Dia terkenal di kalangan bangsawan Manchu akan bakal, karakter moral, dan penampilannya.

Sebagai Permaisuri

Pada 15 September 1872, Nona Arute dipilih oleh Kaisar Tongzhi menjadi permaisuri. Di sampingnya, ada empat gadis lain yang dipilih menjadi selir kekaisaran.

Pada malam tanggal 15 Oktober 1872 sekitar pukul 23.30 (waktu yang baik menurut perhitungan ahli nujum istana), Nona Arute meninggalkan kediaman keluarganya untuk memasuki Istana Terlarang.

Gelar

  • 15 Oktober 1872
  • 12 Januari 1875
    • Permaisuri Jiashun
      (Hanzi:嘉順 皇后, pinyin: Jiāshùn Huánghòu)
  • Juni/Juli 1875
    • Permaisuri Xiaozhe Jiashun Sushen Xianming Gongduan Xiantian Zhangsheng Yi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan