Jumat, 06 November 2026
06:40 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Persekutuan Gereja-Gereja Reformed Sedunia

Persekutuan Gereja-Gereja Reformed Sedunia

organisasi kekristenan di Jerman

Bagikan:
Persekutuan Gereja-gereja Reformed se-Dunia
250px-World_Communion_of_Reformed_Churches_logo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisKomuni
PenggolonganProtestan
OrientasiReformed / Calvinis
PresidenNajla Kassab
Sekretaris JenderalHanns Lessing, Muna Nassar, Philip Vinod Peacock, Phil Tanis
Kantor pusat
Didirikan2010
UmatLebih 80 juta
Situs web resmihttp://wcrc.ch/

Persekutuan Gereja-gereja Reformed se-Dunia (bahasa Inggris: World Communion of Reformed Churches (WCRC)) adalah suatu badan Kristen ekumenikal yang dibentuk pada bulan Juni 2010 dari penggabungan dua organisasi gereja, yaitu Aliansi Gereja-gereja Reformed se-Dunia (WARC) dan Dewan Ekumenis Gereja Reformed (REC). Dengan memiliki lebih dari 80 juta orang anggota,[1] WCRC merupakan persekutuan Kristen terbesar kelima di dunia setelah Gereja Katolik Roma, Gereja Ortodoks Timur, Komuni Anglikan dan Persekutuan Methodist se-Dunia (WMC).[2][3][4][5][6] Badan ini mempunyai 229 denominasi anggota dari 108 negara.[7]

Sejarah

Berakar pada Reformasi Gereja di abad ke-16, khususnya pengajaran teologis Yohanes Calvin, sejarah Persekutuan Gereja-gereja Reformed se-Dunia (World Communion of Reformed Churches/WCRC) secara organisatoris dapat ditelusuri ke tahun 1875, dan sepanjang kehadirannya WCRC senantiasa mempersatukan gereja-gereja. Aliansi Gereja-gereja di Seluruh Dunia Pemegang Sistem Presbiterian (“The Alliance of the Reformed Churches throughout the World holding the Presbyterian System“) dibentuk di London pada tahun 1875, mengumpulkan 21 gereja presbiterian dari Eropa dan Amerika Utara. Tahun 1891, juga di London, Dewan Jemaat Internasional (International Congregational Council) dibentuk. Pada tahun 1970 di Nairobi, Kenya, kedua organisasi ini, kongregasional dan presbiterian, bersatu sebagai Aliansi Gereja-gereja Reformed se-Dunia (World Alliance of Reformed Churches/WARC), dengan 114 gereja anggota di 70 negara yang tersebar di semua benua. Sementara itu, Dewan Ekumenis Gereja Reformed (Reformed Ecumenical Council/REC) terbentuk pada tahun 1946. Organisasi ini mengumpulkan gereja-gereja yang tidak memiliki ikatan ekumenis internasional lainnya dan berkomitmen untuk saling mendukung dalam kesatuan konfesi Reformasi. REC akhirnya memiliki 41 gereja anggota dengan 12 juta anggota di 26 negara, sebagian besar di Afrika dan Asia. Pada tahun 2010 di Grand Rapids, Michigan, Amerika Serikat, WARC dan REC bergabung untuk mendirikan Persekutuan Gereja-gereja Reformed Sedunia (World Communion of Reformed Churches/WCRC).

Anggota

500px-WCRC.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warna merah menandai negara-negara yang menjadi asal paling sedikit satu gereja anggota WCRC

Berikut adalah daftar anggota Persekutuan Gereja-gereja Reformed se-Dunia sejak Februari 2016:[8]

Referensi

  1. ↑ "WCRC History". World Communion of Reformed Churches. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-08-30. Diakses tanggal 23 Maret 2012. The World Alliance of Reformed Churches (WARC) and the Reformed Ecumenical Council (REC) have merged to form a new body representing more than 80 million Reformed Christians worldwide.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Reformed Ecumenical Council
  3. ↑ World Alliance of Reformed Churches
  4. ↑ "Analysis: Damage done to Episcopal church". USA Today. 25 September 2007. Diakses tanggal 25 April 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Major Branches of Religions". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-15. Diakses tanggal 2013-11-24.
  6. ↑ The Anglican Communion Official Website—Welcome
  7. ↑ wcrc.ch/our-story/
  8. ↑ "WCRC churches". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-08. Diakses tanggal 2013-11-24.

Pranala luar

Templat:World Communion of Reformed Churches

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan