Kamis, 22 Oktober 2026
04:50 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Wisteria sinensis

Wisteria sinensis

Bagikan:
Wisteria sinensis
250px-Chinesischer_Blauregen_Detail_Bl%C3%BCtentraube.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Racemes
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Faboideae
Genus: Wisteria
Spesies:
W. sinensis
Nama binomial
Wisteria sinensis

Wisteria sinensis atau yang lebih dikenal sebagai hujan ungi tiongkok, merupakan spesies tanaman berbunga dari keluarga polong-polongan yang berasal dari Tiongkok, khususnya di provinsi Guangxi, Guizhou, Hebei, Henan, Hubei, Shaanxi, dan Yunnan. Tanaman merambat gugur ini dapat tumbuh hingga 20–30 meter (66–98 kaki) tingginya. Hujan ungu jenis ini banyak dibudidayakan di wilayah beriklim sedang karena keindahan batangnya yang berpilin serta gugusan bunga beraroma harum yang menggantung dan bermekaran pada musim semi. Spesimen dari tanaman ini yang bernama Sierra Madre Wisteria seluas satu hektar (4.000 m2), yang terletak di Sierra Madre, California diakui oleh Guinness World Records sebagai tanaman berbunga terbesar di dunia.[1]

Deskripsi

Wisteria sinensis adalah tanaman merambat yang menempel pada pohon atau tiang dengan batangnya yang melilit ke kiri (berlawanan arah jarum jam). Daunnya hijau mengkilap, panjang 10–30 cm, tersusun seperti tangan dengan 9–13 helai kecil berbentuk lonjong (masing-masing 2–6 cm). Bunga muncul di musim semi sebelum daun tumbuh, berwarna putih, ungu, atau biru, tergantung dalam tandan sepanjang 15–20 cm. Semua bunga dalam satu tandan mekar bersamaan dan harum seperti anggur. Dibanding hujan ungu jepang, tandannya lebih pendek, tapi jumlahnya sering lebih banyak.[2]

Buahnya berbentuk polong pipih seperti kacang, panjang 5–10 cm, berbulu halus, dan berwarna cokelat. Di dalamnya ada biji tebal seperti koin kecil (sekitar 1 cm). Polong matang di musim panas, lalu pecah dan terbuka untuk melepaskan biji. Polong kosong sering bertahan sampai musim dingin. Namun, tanaman ini jarang menghasilkan banyak biji. Ia lebih sering berkembang biak melalui akar tunas atau cabang yang menyentuh tanah dan berakar sendiri.[3]

Sejarah

Wisteria sinensis baru dikenal di Barat pada tahun 1816, ketika beberapa agen Perusahaan Hindia Timur di Tiongkok mengirimkan stek tanaman ini ke Inggris. Dalam beberapa dekade berikutnya, tanaman ini menjadi salah satu tanaman merambat hias paling populer di taman-taman beriklim sedang di seluruh dunia dan tetap begitu hingga kini. Spesimen berusia 200 tahun di Griffin's Brewery, Chiswick, London, sering disebut sebagai wisteria tertua yang masih hidup di Inggris.[4] Namun, di beberapa wilayah timur Amerika Serikat yang beriklim mirip Tiongkok, tanaman ini menjadi spesies invasif.[5]

Referensi

  1. ↑ "What to know if you're heading to Sierra Madre's Wistaria Festival". Pasadena Star News (dalam bahasa American English). 2016-03-11. Diakses tanggal 2025-11-05.
  2. ↑ "紫藤Wisteria sinensis". Nature Library (dalam bahasa Inggris). 2014-01-03. Diakses tanggal 2025-11-05.
  3. ↑ "Wisteria floribunda, W. sinensis". USDA Plants Database. Diakses tanggal 2025-11-05.
  4. ↑ "Battle to save historic wisteria". Your Local Guardian (dalam bahasa Inggris). 2010-05-10. Diakses tanggal 2025-11-05.
  5. ↑ "Wisteria sinensis (Sims) DC". USDA Plants Database. Diakses tanggal 2025-11-05.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Wisteria sinensis
Glycine sinensis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan