Jumat, 25 September 2026
23:06 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Wiphala

Wiphala

250px-Banner_of_the_Qulla_Suyu_%281979%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wiphala Qullasuyu, bendera ganda Bolivia yang diresmikan pada 2009.

Wiphala (pengucapan bahasa Quechua: [wɪˈpʰala], bahasa Spanyol: [(ɡ)wiˈpa.la]) adalah lambang berbentuk persegi yang banyak digunakan sebagai bendera suku asli Pegunungan Andes yang menetap di Peru, Bolivia, Ekuador, dan sebagian Argentina, Chili, dan Kolombia.

Konstitusi Bolivia 2009 (Pasal 6, bagian II) menetapkan Wiphala sebagai bendera ganda Bolivia, bersama bendera triwarna merah-kuning-hijau.[1][2]

Tujuh warna Wiphala berasal dari warna pelangi. Menurut gerakan Katarista[3] (yang interpretasinya dipromosikan oleh pemerintah Bolivia[4]), makna setiap warna Wiphala adalah sebagai berikut:

  • Merah: Tanah dan rakyat Andes
  • Jingga: Masyarakat dan budaya
  • Kuning: Energi dan kekuatan
  • Putih: Waktu dan perubahan
  • Hijau: Sumber daya dan kekayaan alam
  • Biru: Alam semesta
  • Ungu: Pemerintah Andes dan penentuan nasib sendiri

Referensi

  1. ↑ "Bandera indígena boliviana es incluida como símbolo patrio en nueva Constitución",21 Oktober 2008, United Press International.
  2. ↑ Republic of Bolivia, [Text of the proposed] Nueva Constitución Política del Estado, 2007.
  3. ↑ http://www.katari.org/pdf/wiphala
  4. ↑ "Wiphala | Ministerio de Defensa del Estado Plurinacional de Bolivia". www.mindef.gob.bo. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-19. Diakses tanggal 2021-07-14.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Wiphala.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan